Jangan Menyimpan Ketakutan

Apalah yang ditakutkan selain benalu yang melenakan, semacam candu dihisap pelan-pelan. Rasanya rimbun menyegarkan, naungan teduh tempat menumbuhkan sarang, burung tumbuh beranak pinak. Cabang ranting saling membelit menguatkan dalam genggaman. Pelan-pelan tanpa terasakan, sangat meninabobokkan hisap-hisapan semacam candu menggerogoti perasaan, tetap saja terlewatkan. Serasa obat yang menyegarkan. Sambil bercengkerama, menerima celoteh angin membelai daun-daun. Pelan-pelan […]

Read More Jangan Menyimpan Ketakutan

PUISI : Ente Kadang-Kadang Ente

Sering melamun menatap masa depan..Sering juga khawatir tentang pencapaian..Sering atau kadang-kadang lupa dengan Tuhan?Ente kadang-kadang ente..Syulit dipahami dan sering disalah arti..Arti hidup sering dipahami tanpa arti..Hingga panti jompo terpenuhi muda-mudi..Ente kadang-kadang ente..Syulit menerima kenyataan..Segala cara dan dukun dimainkan..Rusak moral dan akhlak cendekiawan..Ente kadang-kadang ente..Berharap eksis di sosmed hingga perut keroncongan..Akhir bulan jadi bulan-bulanan..Makan tuh gengsi-gengsian..Ente […]

Read More PUISI : Ente Kadang-Kadang Ente

TIADA

tiada yang perlu ditulispada rintik gerimistiada yang ingin kucatatmeski mendung pekat cukup saja asatak berbatas masa Depok, 26 Okt 2022

Read More TIADA

Belajar Puisi

Kita mulai hal ini dengan mengubah mindset. Sebenarnya, syair yang aku buat tidak selayaknya di publish. You know. Manusia punya rasa kurang puas dan rasa menghargai diri yang rendah. Apresiasi terhadap suatu karyanya sendiri pun harus di kubur dalam-dalam karena rasa tersebut. Kata kerennya overthinking. Yap, betul. Lalu, haruskah aku menyudahi perjalanan menulisku? Tentu tidak. […]

Read More Belajar Puisi

Ditajam Sayatan Kenangan

sendirian menekuri angin kering merayakan malam kian menusuk bergelas-gelas racikan sendiri dalam sesapan kopi yang sepi di kedalaman pertemuan yang tak kunjung didapatkan sanderaan di ujung rindu mencecap kepahitan angan melarung harapan terhempas pada kandas gelombang pasang semu abadi terantuk kelilip rindu seperti debu-debu yang menempel di dinding cangkir kering, mengerak menebalkan perih teriris iris […]

Read More Ditajam Sayatan Kenangan

Semua Ini Tentangmu

Semua ini tentangmu,yang selalu memenuhi anganmenghias setiap khayalanmeski mereka meragukantak jarang bahkan merendahkanmengatakan semua hanya kesia-siaanBila tidak tegar melahirkan kesedihanmenyerah bahkan sebelum bertemu kekalahanSemua ini tentangmu,menguatkan untuk tetap bertahanmelangkah walau mungkin lambanmemupuk harapan serta keyakinansuatu hari dirimu akan aku dekap, wahai impian Gassmom, 11/09/2021 Dipos juga di blog pribadi https://sondangsaragih.wordpress.com/2021/09/11/semua-ini-tentangmu/

Read More Semua Ini Tentangmu

Sebatang pena di kamar belakang

sebatang pena tumpul ujungnya sebab lama tak menorehkan kata-kata di kertas putih yang dulu slalu membuat gatal kepalanya aku pun tak tahu mengapa mungkin wajahmu tak lagi ayu di matanyaatau ia lelah? ah tidak juga, kulihat air mukanya tak berubah sebatang pena tumpul ujungnya lama tergeletak di sudut meja berdebu tak terhitung berapa purnama ia […]

Read More Sebatang pena di kamar belakang

Puisi: Rindu dan Kangen

Rindu itu ketika aku..Tak bisa melihat wajahmu..Akupun tak tahu caranya untuk..Mendekap, membelai dan menjamahmu..Ketika kangen menyapa..Kangen mendiskusikan rasa yang kita pinta..Menjelaskan semua getirnya luka..Tanpa berbicara maupun bersua..Sepanjang hari setiap detik..Setiap tidur dan bangunnya mentari..Selalu ku nanti bidadari datang kemari..Supaya damai tak lagi netes eluh ning pipi.Seno RahmantoSukoharjo, 24 Mei 2022

Read More Puisi: Rindu dan Kangen