Abah

Sosok  pahlawan menurut ku adalah sosok yang berjuang, walaupun dalam berjuang adakalanya pasang surut. Itu sangat wajar. bukan hanya untuk dirinya, melainkan untuk orang lain. Sebenarnya diri kita pun adalah pahlawan. Dalam kehidupanku sosok pahlawanku adalah ayahku. Mungkin bukan hanya aku. Banyak perempuan-perempuan diluar sana, yang sosok pahlawan adalah ayahnya sendiri. karena ayah adalah cinta […]

Read More Abah

Belajar Preposisi

Halo, semuanya! Udah lama aku gak nulis. Duh, rasanya kangen, jari-jari pun rasanya gak sabar gerak-gerak dengan lincah lagi kayak dulu. Nah, untungnya aku lagi diujung tanduk menggarap KETIK nih haha. Maka dari itu, aku mau menyampaikan terima kasih buat teman-teman di Ikatan Kata yang saling menyemangati baik secara langsung ataupun tidak langsung. Berkat kalian […]

Read More Belajar Preposisi

Mengenang Masa Kecil

Masa lalu memang selalu menyediakan stok kenangan setiap kali kita mengingatnya kembali. Sungguh tidak akan ada habisnya jika kita menceritakan tentang hal itu, kenangan indah maupun buruk tersimpan rapi dan terlalu sulit untuk dilupakan. Ada beberapa yang kadang tertimbun kenangan lain, tetapi pada saat-saat yang tepat kenangan itu kembali hadir begitu saja. Begitulah kenangan selalu […]

Read More Mengenang Masa Kecil

Surat yang Pernah Kita Tulis

Akankah kamu menemukan surat ini di tahun 2031 dan tersenyum malu ketika membacanya seperti halnya surat-surat masa kecil yang pernah kamu baca sebelumnya? Saat kamu membaca surat ini, mungkin kamu akan mengingat masa-masa sulit di tahun 2020-2021, di mana orang-orang di seluruh dunia harus saling menghangatkan dan menguatkan satu sama lain agar tetap bertahan hidup, […]

Read More Surat yang Pernah Kita Tulis

Dari Ngurah Rai Ke Ganesha Cafe

Waktu sudah menunjukkan pukul 18.30 WITA ketika kami tiba di Denpasar. Urusan eHAC, menunggu bagasi dan mengurus laporan ponselku yang tercecer di Bandara Soetta membuat waktu lumayan tersita lebih kurang setengah jam, sebelum akhirnya kami beranjak menuju tempat penjemputan. Ketua rombongan sudah memesan mobil untuk transportasi selama kami di Bali. Menurut beliau, supir yang akan […]

Read More Dari Ngurah Rai Ke Ganesha Cafe

Entah Pahlawan yang Mana?

Kota New York siang ini diributkan dengan masalah besar. Sebuah lubang cacing besar berwarna hitam yang mengerikan menjadi pintu munculnya para makhluk aneh dari alam lain. Ternyata Loki pelakunya; lelaki dengan rambut gondrong yang bukan penghuni bumi, seketika para pribumi terkena ketimpangan sosial. Lalu datanglah sosok yang menamai diri mereka dengan The Avengers; sekelompok orang […]

Read More Entah Pahlawan yang Mana?

Sebelum Terlepas

“Ini maksudnya apa?” Perempuan dengan rambut sebahu yang sudah menunggu sekitar tiga puluh menit di taman sore ini, mengeluarkan suara setelah menerima map hijau dari seorang laki-laki yang baru saja datang. Dengan mukanya yang merah padam, dia membuka map tersebut dan membacanya beulang. “Bisa-bisanya kamu memberikan aku surat seperti ini setelah tiga tahun pernikahan kita, […]

Read More Sebelum Terlepas

Tiga Gadis Remaja

Tiga gadis remaja menjalin persahabatan. Saat itu tahun 2006. Mereka satu kelas saat di kelas 8. Mereka bersekolah di sebuah SMP Negeri. Sekolahnya terletak bukan di kota besar dan bukan pula di desa. Mereka bersahabat namun tidak membentuk geng. Sepulang sekolah, biasanya mereka bermain. Masih mengenakan seragam sekolah. Mereka bermain menggunakan sepeda. Permainan sederhana saja, […]

Read More Tiga Gadis Remaja

L’ Execution à la Notre-Dame

Aku menyusuri gang kecil yang menghubungkan Rue du Figuier dan Rue des Nonnains. Kutempelkan tubuh serapat mungkin ke dinding menghindari cahaya dari lampu jalanan. Gerimis yang turun membuat orang enggan keluar rumah. Baguslah, pikirku. Aku tak ingin bertemu dengan wajah-wajah penuh tanda tanya melihat darah yang membeku di tanganku. Aku sudah membunuh orang itu di […]

Read More L’ Execution à la Notre-Dame

Les Préjugés

Minette melihat Ella mengayunkan punggung pisau. Prakkk! Seketika bawang putih itu remuk. Dagingnya koyak, keluar dari kulitnya yang robek tidak beraturan. Prakkk! Prakkk! Tiga siung bawang putih sukses dihancurkan Ella. Tidak puas dengan kehancuran bawang putih, Ella mencincangnya sampai menjadi potongan-potongan tak berbentuk. Berikutnya perempuan itu membanting seonggok daging dan menyambar pisau besar. Gawat!! batin […]

Read More Les Préjugés