Kalian Istimewa

Di KETIK7 ini, semua sahabat pengikat kata diberi challenge untuk mendeskripsikan 7 orang terdekat dalam circle kehidupan mereka. Okay, waktunya berpikir keras untuk menentukan siapa yang pantas mendapatkan posisi di dalam tulisan ini. Membosankan rasanya jika aku harus mencantumkan “tentang” keluargaku di sini. Lagipula hampir separuh umurku kuhabiskan di luar lingkungan rumah. Jadi, siapa yang […]

Read More Kalian Istimewa

Jangan Takut Bermimpi

Kesuksesan selalu berawal dari mimpi. Bill Gates pernah bermimpi, setiap rumah penduduk bumi memiliki PC (personal computer).  Jack Ma pernah bermimpi mengalahkan raksasa ekonomi Amerika melalui bisnis ritel berbasis internet. Joanne Rowling atau yang sering kita kenal dengan nama pena J.K. Rowling sebelum sukses dengan Harry Potternya juga demikian. Sejak kecil Rowling mengaku telah menjadi […]

Read More Jangan Takut Bermimpi

Mengenal Kalimat Preposisi

Di #KETIK6 selajutnya ini akan membahas tentang Kalimat Preposisi. Jujur saja, Saya belum tahu meluas tentang Kalimat-kalimat ini. Saya belum mengerti paham tentang Preposisi. Karena saya selalu diberi tahu oleh member IKATAN KATA untuk menyelesaikan semua tugas Ketik ini sampai habis. Maka terpaksa saya harus menyelesaikan KETIK ini meskipun dengan seadanya aja yang saya tahu […]

Read More Mengenal Kalimat Preposisi

Ayat-ayat Memadat

Adakah yang kau rindu menunggui malam selepas menelusuri jejak senja yang tembaga. Di sepanjang tepi mimpi bercabang-cabang memilih keinginan. Tengadahkan tangan sepilihan doa di tengah arus air mata yang mengingatkan luka. Pemakaman puluhan tahun silam kembali terkenang. Ayat-ayat memadat dalam komat-kamit mulut mungil mengalir melandai. Lebah kalah bersamaan mengepakkan dengung. Jelang malam di kampungmanis, 26 […]

Read More Ayat-ayat Memadat

Sambal Matah Ala Chef Heri

“Ma, mana sambalnya?” tanya Hani putri sulungku pada mamanya saat mau makan siang. Usai kuliah online siang hari ini ia langsung ke meja makan. Lapar berat. “Itu di meja, kan ada sambal matah.” “Mana? Gak ada.” “Oh, habis, ya?. Ya sudah nanti mama bikinin.” Melihat anakku sudah keburu mengambil nasi dan  ekspresinya kecewa banget saat […]

Read More Sambal Matah Ala Chef Heri

C Sembilan Belas

Seperti namanya bermahkota Tak punya sayap Di mana-mana hinggap Kecil ukurannya Menggemparkan sedunia Meremukkan yang jumawa Porandakan pariwisata Paling dicari beritanya Belum pernah sebegini Saling asing dengan teman sendiri Jaga jarak saling berjauhan Hati kebat-kebit salah atau benar Jauh lebih takut penularan Bisa tertular mungkin menularkan Hujan, luruhkan pengembaraan Benamkan bersama basuhan Jaga wudlu tak […]

Read More C Sembilan Belas

Mengurai Seberapa Jauh Jarak

setiap kepulangan membicarakan perjalanan tak akan usai mengurai seberapa jauh jarak hanyalah memisahkan waktu yang itu-itu mengunggah peluang baru yang belum temu bagaimana clingak clinguk di peron selatan hujan begitu ramah menyambut kedatangan wajah-wajah bergegas mencari tumpangan mungkin khawatir sampai rumah kemalaman tak ada lagi bus perempat yang mengantarkan jadi ini bukan kemajuan, mungkin ditelan […]

Read More Mengurai Seberapa Jauh Jarak

Karakter Superhero Perempuan Favorit

Minggu,8 Maret 2020.Tepatnya hari Perempuan internasional. Dimana para perempuan berjuang untuk semangat hidup dan menggapai cita-cita. Perempuan itu tidak hanya lemah lembut, tetapi kuat. Kuat menghadapi berbagai masalah. Perempuan juga berhak menjadi pahlawan dan membuktikan Perempuan tidak hanya lemah dan penakut, Sebagai Perempuan juga harus berani, pantang menyerah, dan tangguh. Apalagi kalian sebagai perempuan,kalian bakal […]

Read More Karakter Superhero Perempuan Favorit

Semua Bisa Jadi Pahlawan

“If you can’t do great things, do little things with great love. If you can’t do them with great love, do them with a little love. If you can’t do them with a little love, do them anyway.” -Mother Teresa- saya suka pahlawan, sejak kecil saya sudah mendapat akses literatur mengenai tokoh-tokoh hebat seperti sang […]

Read More Semua Bisa Jadi Pahlawan

Teruntuk Diriku Sepuluh Tahun Mendatang

Wahai diriku di masa sepuluh tahun mendatang. Apakah yang engkau pikirkan. Masih setia tentang musim yang hanya ada dua di negeri ini, atau terpikirkan musim yang lain entah apa itu namanya. Masih adakah goresan kata-kata yang disebut puisi ataukah sudah pensiun dini. Ah, kenapa pula ada pensiun dini memangnya pegawai negri. Seperti air mengalir, tak […]

Read More Teruntuk Diriku Sepuluh Tahun Mendatang