Semua Bisa Jadi Pahlawan

“If you can’t do great things, do little things with great love. If you can’t do them with great love, do them with a little love. If you can’t do them with a little love, do them anyway.”

-Mother Teresa-

saya suka pahlawan, sejak kecil saya sudah mendapat akses literatur mengenai tokoh-tokoh hebat seperti sang jendral ; Napoleon Bonaparte, juru damai ; Mahatma Gandhi, hinga ilmuan swedia yang legendaris ; Alfred B. Nobel.  Semua biografi mereka sudah hatam saya pelajari. Namun dari sekian banyaknya pesan dalam buku biografi itu, hanya ada satu hal yang sampai saat ini tertanam kuat di fikiran saya, hal itu adalah bahwa tak peduli apapun bidang anda, tak peduli di belahan dunia mana anda tinggal dan tak peduli apapun latar belakangnya, semua orang selalu dapat menjadi pahlawan.

Saya tidak akan mendefinisikan pahlawan sebagai sesuatu yang ‘eksklusif’ hanya di miliki oleh para pejuang yang angkat senjata saja. Pahlwan tentunya lebih dari itu. Pahlwan adalah orang yang mau mengorbankan apa saja demi membuat ‘keadaan’ lebih baik dari sebelumnya, Oleh sebab itu semua orang memiliki hak untuk menjadi pahlawan, entah itu pahlawan bagi dunia ini atau paling tidak cukup menjadi pahlawan bagi dirinya sendiri.

Kebanyakan orang berfikir, untuk menjadi seorang pahlawan kita perlu melakukan hal yang ‘besar’ terlebih dahulu, saya tidak sependapat dengan hal ini. Saya yakin bahwa untuk menajdi manusia yang bermanfaat, kita tidak lah harus memulai nya dengan sesuatu yang ‘WOW!’, kita semua bisa memulainya dengan sebuah ‘aksi kecil’ yang dilakukan secara konsisten.
Intinya kita semua bisa menjadi pahlawan mulai hari ini juga! 

Para pahlawan tidak pernah menyalahkan keadaan, Mereka justu memperbaiki keadaan.

saya pribadi memiliki beberapa tokoh yang sangat berpengaruh pada paradigma berfikir saya, mereka berasal dari berbagai macam latar belakang. Sebagian mungkin anda kenal sebagai politikus hebat, pemikir hebat, pemimpin berkharisma dsb.
disini saya coba bahas beberapa tokoh yang saya ‘anggap’ sebagai pahlawan :

Abraham Lincoln

Abraham_Lincoln_O-77_matte_collodion_print.jpg

Abraham lincoln adalah salah satu tokoh favorit saya, dia adalah presiden amerika serikat yang ke 16 dan dia juga merupakan sosok central dalam perang saudara di amerika pada tahun 1860-an. Perang berdarah ini menghasilkan sebuah ‘kemerdekaan baru’ bagi negara nya dan bahkan seluruh dunia.

Walaupun perang saudara amerika menewaskan ribuan orang, namun hasil nya juga sepadan. Lewat perang berdarah ini, dihapuskanlah seluruh praktek perbudakan. sebuah titik balik bagi emansipasi atau kesetaraan hak umat manusia.

Tidak sampai disitu, Lincoln juga dinobatkan sebagai pemimpin amerika paling kharismatis. Tak perlu heran jika kisah hidupnya diangkat menjadi sebuah film dokumenter. Ketika film ini muncul perdana tahun 2012 saya pun bergegas untuk menontonnya.

Banyak hal yang dapat saya ambil dari kisah beliau, mulai dari kepemimpinan yang kuat, Visi yang jelas dan Jiwa kemanusian yang tulus. Terkadang ketika saya bingung mengambil keputusan dalam organisasi saya terkadang melihat foto beliau dan berkata “Jika Lincoln diposisi saya, Apa tindakan yang akan diambilnya ?”

“You cannot escape the responsibility of tomorrow by evading it today.”
Abraham Lincoln

 

HOS. Cokroaminoto

HOS_Tjokroaminoto,_20_Mei_Pelopor_17_Agustus,_p43.jpg

Di  juluki De Ongekroonde van Java atau “Raja Jawa Tanpa Mahkota” oleh Belanda, Tjokroaminoto adalah guru para pemimpin-pemimpin besar di Indonesia.
Sebut saja Soekarno, Semaoen dan Kartosoewirjo, Mereka bertiga adalah murid dari Sang guru bangsa Cokroaminoto.

Didalam didikan beliau lahirlah berbagai macam Ideologi bangsa Indonesia. Di dalam rumahnya yang merangkap sebagai Kost-kostan, tinggal lah para pendiri bangsa.
Mulai dari Soekarno dengan paham ideologi nasionalis, lalu juga ada Semaoen dengan Komunis nya dan Kartosoewirjo dengan paham negara Islam nya.

Beliau adalah orang yang pertama kali menolak untuk tunduk pada Belanda melaui gerakan organisasi yang sistematis bernama Sarekat Islam. Setelah ia meninggal, lahirlah warna-warni pergerakan Indonesia yang dibangun oleh murid-muridnya.

Namun, ketiga muridnya itu saling berselisih menurut paham masing-masing. Pengaruh kekuatan politik pada saat itu memungkinkan para pemimpin yang sekawanan itu saling kontak senjata hingga terjadi Pemberontakan Madiun 1948 yang dilakukan Partai Komunis Indonesia karena memproklamasikan “Republik Soviet Indonesia” yang dipimpin Muso.

Dengan terpaksa Presiden Soekarno mengirimkan pasukan elite TNI yakni Divisi Siliwangi yang mengakibatkan “abang”, sapaan akrab Soekarno kepada Muso, pemimpin Partai komunis pada saat itu tertembak mati pada 31 Oktober 1948. dilanjutkan oleh Negara Islam Indonesia(NII) yang dipimpin oleh S.M Kartosuwiryo dan akhirnya hukuman mati yang dijatuhkan oleh Soekarno kepada kawannya Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo pada 12 September 1962.

Cokroaminoto adalah seorang guru yang hebat, beliau tidak pernah memaksa para muridnya untuk satu pemikiran dengan nya. Secara bijaksana beliau menuntun mereka para muridnya untuk belajar sesuai dengan karakter dan minat masing-masing.
Dia membukakan banyak ‘Pintu’ bagi muridnya, tapi beliau tidak pernah memaksa untuk masuk melalui pintu yang mana.

“Jika kalian ingin menjadi Pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator”.
-Cokroaminoto

 

Robert T. Kiyosaki

robert-kiyosaki.jpg

Robert Kiyosaki adalah seorang ‘Guru’ dalam bidang pendidikan finansial.  Dia secara gamblang membuka rahasia yang selama ini hanya diketahui oleh para orang kaya. dia juga selama bertahun-tahun berusaha memberikan akses bagi seluruh manusia untuk mempelajari bidang keuangan, investasi dan bisnis.

Bukunya yang paling fenomenal adalah ‘Rich Dad, Poor Dad’ dimana pada buku ini banyak sekali ide-idenya yang menjadi kontroversi. anda dapat membaca ringkasan nya pada Link ini. Tidak cukup sampai disitu juga dia menciptakan ‘Cashflow Quadrant’ dimana dia membagi manusia menjadi 4 golongan berdasarkan cara mereka mendapatkan uang.

“Winners are not afraid of losing. But losers are. Failure is part of the process of success. People who avoid failure also avoid success.”
Robert T. Kiyosaki,

 

 

2 thoughts on “Semua Bisa Jadi Pahlawan

  1. Saya juga nonton Abraham Lincoln. Awalnya nonton karena aktrisnya adalah idolaku sejak kecil; Marry Elizabeth Winstead. Tapi itu film fiktif, kan? Praktik peebudakaannya diubah skenarionya menjadi perbudakan oleh Vampire. Hehehe.

    Liked by 2 people

    1. setau saya sampai saat ini sudah ada dua mas film ttg Lincoln, yang pertama itu Lincoln (Lincoln aja) dan yang ke dua Lincoln : the vampire hunter
      kedua2nya keluar tahun 2012
      mungkin mas nonton yang ke 2 (lincoln : Vampire hunter), dimana itu adalah versi film fiksi nya

      coba deh mas tonton yg versi dekumenter nya karya steven speilberg, pasti lebih seru karena bernuansa sejarah hehehe

      makasih ya mas udah berkunjung ya 😀

      Liked by 1 person

Comments are closed.