Semua Ini Tentangmu

Semua ini tentangmu,yang selalu memenuhi anganmenghias setiap khayalanmeski mereka meragukantak jarang bahkan merendahkanmengatakan semua hanya kesia-siaanBila tidak tegar melahirkan kesedihanmenyerah bahkan sebelum bertemu kekalahanSemua ini tentangmu,menguatkan untuk tetap bertahanmelangkah walau mungkin lambanmemupuk harapan serta keyakinansuatu hari dirimu akan aku dekap, wahai impian Gassmom, 11/09/2021 Dipos juga di blog pribadi https://sondangsaragih.wordpress.com/2021/09/11/semua-ini-tentangmu/

Read More Semua Ini Tentangmu

Seberapa Banyak Kata

Hai kawan Sudah seberapa banyak kata kutuliskan Ngelantur tak karuan memperturutkan lamunan Sejak masih ongkang-ongkang di dipan depan rumah Mengobrolkan sembarangan guyonan Bertukar oleh-oleh cerita tentang perantuan Peruntungan yang waktu itu belum kulakukan Masihlah aku anak rumahan sesekali ke ladang Tidak, bukan sesekali tapi setiap kali malah Ladang menjadi rumahku yang lainnya Bercengkerama bersama sabit […]

Read More Seberapa Banyak Kata

Keluarga Omnivora

Aku datang dari keluarga yang hobi makanSewaktu lapar kami akan makanSaat senang kami tetap makanKetika sedih kami masih ingat makanNamaku Adi si KelingSuka sekali makan Nasi KucingBeli di warung Pakde DidingSambil ngopi dan nangkringIni kakakku Bela si paling ramahTutur katanya santun mirip si MamahHobinya ngemil Kuping GajahHingga pipinya gembil kayak PapahAda Cheryl si galakAdik pertama […]

Read More Keluarga Omnivora

Sebatang pena di kamar belakang

sebatang pena tumpul ujungnya sebab lama tak menorehkan kata-kata di kertas putih yang dulu slalu membuat gatal kepalanya aku pun tak tahu mengapa mungkin wajahmu tak lagi ayu di matanyaatau ia lelah? ah tidak juga, kulihat air mukanya tak berubah sebatang pena tumpul ujungnya lama tergeletak di sudut meja berdebu tak terhitung berapa purnama ia […]

Read More Sebatang pena di kamar belakang

Puisi: Rindu dan Kangen

Rindu itu ketika aku..Tak bisa melihat wajahmu..Akupun tak tahu caranya untuk..Mendekap, membelai dan menjamahmu.. Ketika kangen menyapa..Kangen mendiskusikan rasa yang kita pinta..Menjelaskan semua getirnya luka..Tanpa berbicara maupun bersua.. Sepanjang hari setiap detik..Setiap tidur dan bangunnya mentari..Selalu ku nanti bidadari datang kemari..Supaya damai tak lagi netes eluh ning pipi. Seno RohmantoSukoharjo, 24 Mei 2022

Read More Puisi: Rindu dan Kangen

Kenapa Kenang

kenapa kenang melambaikan tangan mengajakku kembali berkencan nostalgia renyah dalam kunyahan remah-remah ingatan disulam padaku janji ditagihkan

Read More Kenapa Kenang

Dara yang Terluka

Di bawah ini adalah sebuah puisi yang terinspirasi dari challenge untuk menemukan 20 kata dari huruf-huruf berikut S,U,A,D,A,R,A. ### Saudaraku terkejut mendengar saru suara-suara nun dari kejauhan terpancar banyak suar meroket selepas asar waktu itu Aku melesat menuju sana ada aura tak sedap beradu lolongan asu di udara bermuara di sebuah pohon ara Di dekat […]

Read More Dara yang Terluka

Puisi: Amnesia

Dari tetesan air matamuDari caramu menyembunyikannyaAku lupa tentang cara mengingatmuYang aku tahu, kamu takut kegelapan Dari caramu berbicaraDari tingkahmu di balik jendelaAku tahu dirimu menyimpan rahasiaYang selalu membuat diriku bertanya-tanyaAku tahu kesakitan ini membuatku bingungYang menjangkiti dan membuatku linglungMungkinkah dirimu orang yang spesial buatkuMungkinkah dirimu adalah valentinekuSukoharjo, 21 Maret 2022.Seno RohmantoPuisi ini telah lebih dahulu […]

Read More Puisi: Amnesia

Lelaki Dalam Puisi

mengapakah engkau tanyakan lelaki dalam puisi yang tak selesai mengemasi kata-kata tak tuntas menjelaskan gumpalan rasa semakin terjerat pada untaian kalimatnya sendiri entah gamang ragu tak sampai dalam membicarakan sesuatu entah menunggu mungkin ditunggu kemudian begitu saja menghilang tanpa pijakan yang bisa ditafsirkan bisa saja lelah setelah perjalanan panjang merasakan kesunyian di kereta melupakan sebentuk […]

Read More Lelaki Dalam Puisi

TRANSFORMASI

tak ada yang benar-benar hilang. yang ada hanyalah transformasi. awan menjadi hujan menjadi apa-apa yang melaut menjadi uap menjadi sebentuk deru rindu memeluk bumi. kehilangan meninggalkan bekas bayang di sudut mata mengisi penuh pekat putus asa. transformasi menyisakan asa bahwa apa-apa kembali dalam kilau dan rupa-rupa berbeda. sekalipun nada detak nadinya tak lagi sama… kita […]

Read More TRANSFORMASI