Di Manakah Cinta Sejati?

Di manakah cinta sejati itu apakah tersembunyi atau selalu ada di pintu hati? Aku tatap matanya sejuk terasa menyatu ke dalam dada bersama nafas jiwanya Andai engkau tahu betapa aku selalu ingat dirimu satu Aku lelah menghilangkan rasa yang tak pernah diakui kupasrahkah semuanya karena aku bosan dengan kekecewaan Telah kuberikan semuanya tapi apa yang […]

Read More Di Manakah Cinta Sejati?

Menyingkir Sebentar

api pediangan yang sengaja kita barakan melumat perkataan pelan-pelan mengabukan menelan sunyi hanya suara api menguasai malam seperti malas saja mengundang kawan ini malam biarkan demikian kita hanya menyingkir sebentar dari keramaian perempatan hingar bingar musik masih terdengar irama karaoke yang diperlombakan kampungmanis, 11 januari 2023

Read More Menyingkir Sebentar

Kereta Luncur

Tiba-tiba saja dia ada Tanpa diduga, tak ada aba-aba Ia muncul setelah sekian lama Hadir begitu saja Dialah perempuan yang dulu sangat kucinta Seseorang yang menurutku sempurna Cantik, menarik, pintar, taat beragama Hampir tak ada cela Sepuluh tahun tak terasa Tak ada sapa bahkan bersua Sedikit kabar pun tak ada Sepotong gambar tak tersedia Lantas […]

Read More Kereta Luncur

Asa dan Inginku

Aku matamu, aku pula ragamu Yang mengamati tingkah lakumu Kau juga hatiku, dan kaulah nafasku Mengisi ruang hidupku Begitu adanya seperti dahulu Kita berkata untuk saling menyayangi selalu Namun di manakah kini janji itu Kita berikrar untuk tetap menyatu Tak terbersit di anganku Kau pergi dengan lelaki itu Membentuk janji baru Mungkin kau pun telah […]

Read More Asa dan Inginku

Jangan Menyimpan Ketakutan

Apalah yang ditakutkan selain benalu yang melenakan, semacam candu dihisap pelan-pelan. Rasanya rimbun menyegarkan, naungan teduh tempat menumbuhkan sarang, burung tumbuh beranak pinak. Cabang ranting saling membelit menguatkan dalam genggaman. Pelan-pelan tanpa terasakan, sangat meninabobokkan hisap-hisapan semacam candu menggerogoti perasaan, tetap saja terlewatkan. Serasa obat yang menyegarkan. Sambil bercengkerama, menerima celoteh angin membelai daun-daun. Pelan-pelan […]

Read More Jangan Menyimpan Ketakutan

PUISI : Ente Kadang-Kadang Ente

Sering melamun menatap masa depan..Sering juga khawatir tentang pencapaian..Sering atau kadang-kadang lupa dengan Tuhan?Ente kadang-kadang ente..Syulit dipahami dan sering disalah arti..Arti hidup sering dipahami tanpa arti..Hingga panti jompo terpenuhi muda-mudi..Ente kadang-kadang ente..Syulit menerima kenyataan..Segala cara dan dukun dimainkan..Rusak moral dan akhlak cendekiawan..Ente kadang-kadang ente..Berharap eksis di sosmed hingga perut keroncongan..Akhir bulan jadi bulan-bulanan..Makan tuh gengsi-gengsian..Ente […]

Read More PUISI : Ente Kadang-Kadang Ente

Tambatan

mengetuk-ngetuk keinginan pada senyuman yang memudar ditelan ketidakpastian entah pada kapan tambatan dapat ditemukan

Read More Tambatan

TIADA

tiada yang perlu ditulispada rintik gerimistiada yang ingin kucatatmeski mendung pekat cukup saja asatak berbatas masa Depok, 26 Okt 2022

Read More TIADA

Ingin Bertemu

Kutatap langit malam Tiada bintang maupun bulan Hanya hitam kelam Sepertinya akan turun hujan Benar saja petir tiba-tiba menyambar Membangunkanku dari lamunan Akan paras elokmu yang terus tergambar Terbingkai rapi dalam pikiran Siang boleh berganti malam Terang bisa ditutupi kegelapan Namun entah mataku terbuka atau terpejam Sosokmu terus berada dalam ingatan Aku ingin menitipkan kabar […]

Read More Ingin Bertemu

Ditajam Sayatan Kenangan

sendirian menekuri angin kering merayakan malam kian menusuk bergelas-gelas racikan sendiri dalam sesapan kopi yang sepi di kedalaman pertemuan yang tak kunjung didapatkan sanderaan di ujung rindu mencecap kepahitan angan melarung harapan terhempas pada kandas gelombang pasang semu abadi terantuk kelilip rindu seperti debu-debu yang menempel di dinding cangkir kering, mengerak menebalkan perih teriris iris […]

Read More Ditajam Sayatan Kenangan