Nasi Padang

Makanan ini salah satu favorit keluarga di rumah. Walaupun begitu, kami tidak sering membelinya. Semisal ingin mengobati rindu pada nasi padang paling hanya beli satu bungkus untuk dimakan bersama, lesehan sambil duduk melingkar. Ngariung, kalau dalam bahasa Sunda (koreksi kalau salah ya, hehe), seperti yang kami lakukan siang tadi.

Read More Nasi Padang

Kepada Bumi 2030

Rifina kepada bumi 2030. Salam dari masa lalu; ketika usiamu masih kepala dua. 😁 Pertama-tama, tidak afdal rasanya jika tidak bertanya kabar, jadi―bagaimana kabarmu? Ada hal membahagiakan apa hari ini? Dan, biar serasi sama judulnya, apa kabar bumi 2030? Sudah secanggih apa teknologinya? Aku yakin kamu tidak akan terkejut dengan tulisan ini―ya iya, kan kamu […]

Read More Kepada Bumi 2030

Sedikit Tips Menulis

Pada awal Februari 2019, nyaris setahun yang lalu, ada sebuah mata kuliah pilihan yang kuambil di kampus. Namanya Penulisan Populer. Panggilannya Penpop. Satu hal yang kutahu pasti, dia tidak ada hubungan saudara dengan ayam pop di rumah makan padang. Kami mempelajari segala tulisan populer, dari cerpen sampai esai. Di kelas itu aku mencatat beberapa tips […]

Read More Sedikit Tips Menulis

Curahan Hati

Hari Raya Idul Fitri adalah momen ketika manusia bermaaf-maafan. Namun, di hari yang suci ini, aku dan teman-teman satu spesiesku justru dicap sebagai pemberi harapan palsu (PHP) oleh manusia. Fitnah itu, fitnah!

Read More Curahan Hati

Mencicipi Karya Andrea Hirata

Dulu aku sama sekali tidak tertarik membaca karya Andrea Hirata (AH). Sekalipun novelnya meledak di pasaran, aku masih tidak penasaran. Sepertinya gara-gara waktu kelas 6 SD dulu sempat mencoba baca Laskar Pelangi, tetapi langsung tutup buku sebelum bab pertama kuhabiskan. Rifina semasa SD menganggap bahasanya terlalu sulit. “Kayaknya aku nggak cocok sama gaya bahasa penulis […]

Read More Mencicipi Karya Andrea Hirata