Bahasa Indonesia

Jika diangkat sebagai novel, cerpen, dan puisi kisah ayah memang sangat melankolis. Kisah ayah akan mengingatkan kita pada kerja keras, keikhlasan, dan perjuangan. Ayah adalah satu cinta tanpa batas. Kasihnya akan abadi tak lekang oleh waktu tak lapuk oleh keadaan. Menamatkan novel ini membuat perasaanku teraduk-aduk membaca kisah dalam novel ayah.

Read More Bahasa Indonesia

Geometri Dan Nilai Romansa

Ini kali kedua aku membaca novel karya Andrea Hirata, setelah sebelumnya aku sudah menonton Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi. Aku membaca novel Sang Pemimpi, tapi sudah terlalu lama mengkhatamkannya, mungkin awal masuk kuliah tahun 2009. Novelnya bagus, filmnya pun seru. Hhmm, akan ku tonton lagi setelah posting tugas Ketik 9 ini.

Read More Geometri Dan Nilai Romansa

Konfigurasi

Tuhan selalu menghitung, dan suatu ketika, Tuhan akan berhenti menghitung. Kalimat ini ditemukan beberapa kali dalam novel Ayah karangan penulis kondang Andrea Hirata. Demikian juga di bab berjudul Konfigurasi ini, kalimat ini muncul kembali diiringi satu kalimat lagi,

Read More Konfigurasi

Sederhanakan Saja!

Jika pernah, bagaimana rasanya? Bergejolak atau semua kupu-kupu di perut terbang tanpa arah. Mungkin tersenyum tiada henti, tapi jangan sampai gila! Banyak memang fenomena seperti itu, dia yang murah senyum malah disangka gila. Eh apa kabar yang tiba-tiba tersenyum tanpa alasan? Ya, kita lupakan saja pembahasan tak tentu ini.

Read More Sederhanakan Saja!

Cerita Dalam Kue Satu

“Kenapa satu? Kenapa gak dua? Kok bisa satu?” Itu adalah pertanyaan yang pertama kali terlintas di kepalaku, ketika dulu masih seorang bocah SD, setiap melihat Kue Satu muncul di toples-toples tetangga saat Badhan di hari raya Idul Fitri. Kue Satu, yang warnanya putih dan kerasnya seperti batu itu, ternyata bukan sembarangan kue apalagi untuk Zuraida […]

Read More Cerita Dalam Kue Satu

Notice Meh

Tantangan Ketik kali ini cukup menggelitik, yaitu diminta memberi kesan dari sebuah bacaan novel. Judulnya sudah ditentukan, yaitu Ayah karya Andrea Hirata. Ada tiga-dua-satu hal yang bikin alarm di ujung poni saya berbunyi beep! beep! begitu tahu di Ketik #9 ini para anggota Ikatan Kata-nya akan sama-sama membaca buku Andrea Hirata.

Read More Notice Meh

Satire Akhir Tahun

Sabari takkan pernah lupa, hujan lebat, September, saat itulah Lena mengambil Zorro darinya. Dua minggu setelah itu ibunya meninggal. November, Marleni hilang. Tetangga melihat kucing itu kabur bersama seekor kucing garong.

Read More Satire Akhir Tahun

Purnama Kedua Belas

Saya bukan pecinta novel-novel yang ditulis oleh Andrea Hirata. Berita tentangnya pernah saya dengar beberapa tahun silam, Ia adalah seorang Novelis terkenal dan berpengaruh. Ia berpengaruh karena novel karyanya dibaca banyak orang, dan dibawa sampai ke layar lebar. Tidak hanya itu, novelnya memberi energi positif untuk banyak orang, terutama untuk anak-anak muda yang sedang berjuang […]

Read More Purnama Kedua Belas

Tak Bisa Ke Lain Hati

Tak bisa ke lain hati Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi Tercipta nelangsa merenggut sukma Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati Pindah ke lain hati Pindah ke lain hati

Read More Tak Bisa Ke Lain Hati

Mencicipi Karya Andrea Hirata

Dulu aku sama sekali tidak tertarik membaca karya Andrea Hirata (AH). Sekalipun novelnya meledak di pasaran, aku masih tidak penasaran. Sepertinya gara-gara waktu kelas 6 SD dulu sempat mencoba baca Laskar Pelangi, tetapi langsung tutup buku sebelum bab pertama kuhabiskan. Rifina semasa SD menganggap bahasanya terlalu sulit. “Kayaknya aku nggak cocok sama gaya bahasa penulis […]

Read More Mencicipi Karya Andrea Hirata