WKWK 8 – Imas dan Animasi

Rasa rindu itu tak terbatas. Seseorang bisa merindukan orang lain, bahkan kepada orang yang bukan keluarga atau kekasihnya. Kini rindu itu membesar ibarat gulungan bola salju yang turun dari puncak hingga kaki gunung. Wak Kecik adalah orang yang bertanggung jawab atas semua ini. Sudah tiga bulan aku tidak mengunjungi warung kopi miliknya. Memang kalau belum […]

Read More WKWK 8 – Imas dan Animasi

WKWK 7 – Miss Cocos Nucifera

Acaranya sudah dimulai ketika aku sampai di WKWK. Malam Pengikat Kata, begitulah kami menyebutnya. Adalah sebuah acara rutin untuk berkenalan lebih dekat dengan sesama member. Satu orang akan maju sebagai narasumber, sementara yang lain bergantian bertanya berbagai hal kepadanya. Malam ini adalah giliran Frida. Frida, -atau aku memanggilnya Miss Cocos Nucifera- mulai membuka obrolan malam […]

Read More WKWK 7 – Miss Cocos Nucifera

WKWK 6 – Berbincang-bincang dengan Dilan dari Kota Depok

Di dalam sebuah kafe di penjuru ibu kota, tinggal seorang barista. Kafenya menjajakan beragam jenis kopi sebagai menu utama. Jika kamu tidak begitu menyukai kopi, kafe ini menyediakan minuman lain seperti teh, susu, bajigur dan bandrek. Jika sedang beruntung, kamu juga bisa menemukan makanan tradisional yang biasanya disajikan dalam keadaan masih hangat. Menu makanan ini […]

Read More WKWK 6 – Berbincang-bincang dengan Dilan dari Kota Depok

WKWK 5 – Corona, Nunu dan Guru

Selepas magrib, aku sudah nongkrong di Warung Kopi Wak Kecik. Meskipun tahu teman-temanku tak akan datang tetapi aku tetap ke sini. Sudah kebiasaan, sepulang kerja hampir selalu mampir. “Mau minum apa, boi?” “Vanila Latte saja, Wak.” Wak Kecik bergegas membuatkan pesananku. Tiba-tiba kuingat mau membaca sebuah pos. Setelah masuk di browser lantas kubaca pos tersebut. […]

Read More WKWK 5 – Corona, Nunu dan Guru

WKWK 4 – Menak Jinggo

Aku baru saja sampai ke Warung Kopi Wak Kecik (WKWK) ketika hujan mulai turun. Mula-mula rintik lalu berubah deras. Kulihat belum ada teman-teman di sini. Wak Kecik datang menghampiri dan menawari minuman. Teh tarik hangat menjadi pilihan yang cocok untuk menghangatkan tubuh. Di atas meja, sudah ada 4 cangkir kopi. Tak berapa lama Wak Kecik […]

Read More WKWK 4 – Menak Jinggo

WKWK 3 – Bioskop

“Nih, boi, cobain roti bakar ala Wak Kecik.” Wak Kecik menyodorkan satu porsi roti bakar rasa cokelat stroberi. Harum dan hangat. Menggoda lidah untuk mencicipinya. Tanpa pikir panjang langsung kulahap roti dan menghabiskannya. “Lagi?” “Enggak. Bikinin aku teh tarik dingin saja, Wak. Tadi siang aku dah minum kopi di kantor.” “Siap 86!” Setelah Wak Kecik […]

Read More WKWK 3 – Bioskop

WKWK 2 – Toxic Person

Kata orang-orang, nama bulan berakhiran –ber pertanda musim hujan datang. Mulai dari awal September hingga akhir Desember, hujan tiba dan turun tanpa diduga. Awal Februari, secara ajaib hujan beranjak dari sore ke malam. Ia mengunjungi kota dan kampung saban hari dan baru benar-benar lenyap pada akhir Maret. Musim hujan akan sirna dengan sempurna.

Read More WKWK 2 – Toxic Person

WKWK 1 – Latihan Menulis

Aku baru sampai di Warung Kopi Wak Kecik. Kami biasa menyebutnya WKWK. Karena selain sebagai tempat berbagai cerita dan ilmu, kami, Para Pengikat Kata pun seringnya bercanda dan tertawa. Bukan lagi tertawa hahaha atau hihihi tapi wkwkwkwkwk, mirip netizen mahabenar di Indonesia.

Read More WKWK 1 – Latihan Menulis