Dua September

2000+ kata. Selamat gumoh. Dua September. Selagi mentari masih bertengger, hari itu mutlak milik Hermine tanpa gangguan apa pun. Tidak seorang pun berani menyelami dalamnya lautan yang tersimpan dalam diri wanita yang kini tengah duduk sendirian di atas tumpukan batu. Tidak juga seorang Childebert yang memiliki segalanya.

Advertisement

Read More Dua September

d o a

Aduuuh ya amplop. Jika saya bilang saya enggak bisa bikin puisi, itu betul. Tepatnya, saya bisa bikin puisi, tetapi biasanya ngasal. Hahahahahaha. Dari awal lihat daftar ketik, rasanya sudah deg-deg ser menanti KETIK 12 tiba. Dan ini pertama kalinya saya bikin ketik dalam balutan rasa tidak percaya diri.

Read More d o a

Semua Orang Bisa Menjadi Penulis Keren

Ada satu hal yang membuat saya kagum pada para tenaga didik, yakni kemampuan dan keterampilan dalam mengajar serta mendidik orang lain, atas apa yang telah mereka serap selama sekian lama makan bangku sekolah. Di luaran, ada segelintir kalangan yang bisa menyerap segala sesuatu, tetapi tidak tahu bagaimana caranya mengajarkannya kembali. Saya sudah menjadi salah satu […]

Read More Semua Orang Bisa Menjadi Penulis Keren

Mawar Berdarah

Bagaimanapun juga, ini adalah kisah cinta yang tragis, bagi sosok tuan yang nyawanya tersurai dalam tangkup lenganku. Darah masih hangat di atas kulitnya, kelembutan di antara jemarinya, menyerasikan warna yang begitu indah, seperti tuangan anggur murbei pada cawan pualam sewarna susu. Mudah saja bagiku untuk melihat alpanya denyut yang melalui nadi lelaki itu, serta kulit […]

Read More Mawar Berdarah

Tapalèuk; Di Kompleks Pengikat Kata

Basa-Basi Sebelum memasuki poin-poin inti, izinkan saya berbasa-basi. Basa-basi saya akan cukup panjang. Beberapa hari setelah mengeposkan KETIK 4 atau 5, seorang pengikat kata, Kang Fahmi, sempat mengundang saya untuk berkunjung ke blog beliau. Namun, jeda antara undangan itu datang dengan bergeraknya saya lumayan jauh. Beberapa hari kemudian, sewaktu progres saya akhirnya tiba pada KETIK […]

Read More Tapalèuk; Di Kompleks Pengikat Kata

Jalinan Itu (Pernah) Ada

Niat hati untuk bisa menerbitkan dua tulisan sekaligus dalam sehari sebagaimana yang berhasil saya lakukan pada KETIK4 dan KETIK5, harus kandas karena prompt kali ini. Sepanjang hari Minggu seusai mempublikasikan KETIK6, saya memeras otak, memikirkan apa yang harus saya bahas untuk memenuhi syarat kata ‘lingkaran’.

Read More Jalinan Itu (Pernah) Ada

Ingatan Tentang Preposisi

Ada dua hal yang paling masif terlintas di pikiran saya ketika mendengar atau melihat kata ‘Preposisi’. Yang pertama adalah guru Bahasa Indonesia saya ketika SMA, Bapak Jonathan Bida, seorang lelaki berkacamata, berkepala botak sebagian, tetapi lebat kumisnya. Beliau hanya mengajar saya ketika saya duduk di bangku kelas sepuluh. Pasalnya, pada tahun kedua hingga ketiga saya […]

Read More Ingatan Tentang Preposisi