Suatu ketika

Pic by Richard Horvath

suatu ketika aku ucapkan padamu:
selamat tinggal kata-kata
yang aku sendiri tak tahu mengapa harus kuucapkan kalimat itu

mungkin aku lelah
atau sedang jatuh cinta pada
dunia yang lain
yang lebih memberi arti dari pada kata-kata yang terurai:
semu

suatu ketika aku bergegas melupakan
dunia yang pernah aku singgahi
aksara yang pernah kurajut bersama mimpi
hingga suatu hari aku bertanya padamu
kamukah jalan itu?
dan aku keluar dari pintumu
lantas kakiku merasakan kembali
tanah tempat berpijak

suatu ketika aku ucapkan padamu
akankah kita berpisah?
mungkin, jawabmu cepat dan singkat
secepat langkahku menjauhimu

suatu ketika
adalah sebuah masa yang tak pernah kutahu
akankah aku kembali mengharapkanmu?
sedangkan saat ini
aku masih menikmati keseimbangan
juga realita yang berkata
bahwa hidup tak sekadar mengemas kata-kata

suatu ketika,
esok atau nanti
aku ingin menyusuri jalan
menuju dunia nyata
walau para ilmuwan tengah mencipta metaverse
melampaui kata-kata yang pernah kaucipta

suatu ketika
tak ada yang pasti
seseorang akan tetap setia melangkahkan kaki
sebab hidup selalu ada hal baru
sebagaimana sel-sel tubuh yang selalu
berganti
setiap kali

***

Jakarta, 29 November 2021

One thought on “Suatu ketika

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s