7 Teman yang Terkenang

Assalamu’alaikum.

Hai, teman-teman yang baik, ketemu lagi dengan saya. Bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat ya. Kali ini kita ketemu di KETIK-7. KETIK-7 ini bagi saya sangat seru. Tantangannya adalah membuat deskripsi 7 circle. Di kesempatan ini, saya mendeskripsikan 7 teman yang terkenang. Mereka adalah teman-teman yang saya ingat karena memberi kontribusi besar kepada diri saya. Baik, silakan disimak ya teman-teman.

  1. Namanya Lia. Lia adalah teman sekelas saya saat SD. Saat SMA, kita sekelas lagi. Perawakannya tinggi dan kurus. Matanya kecokelatan. Dia agak pendiam dan pemalu. Bicaranya kalem dan suaranya kecil. Dia orang yang rajin, rapi, dan teliti. Gaya berpakaiannya rapi. Tulisan tangannya jelas dan rapi. Perlengkapan sekolahnya dia tata dengan rapi. Dia orang yang sederhana. Saat SD, dia berangkat sekolah berjalan kaki. Saat SMA, dia berangkat sekolah diantar ayahnya. Dia seorang pejuang yang tangguh. Dia kuliah di tempat yang jauh dari kota kami, yaitu di luar provinsi. Dia merantau sendirian. Dia juga bekerja sembari kuliah. Dia merantau selama 7 tahun, lalu kembali ke kota kami. Sekarang dia bekerja di luar kota. Sampai sekarang, saya masih berhubungan baik dengannya. Saya bersyukur bisa menjalin hubungan baik dengannya. Banyak teman SD yang kita miliki, namun tidak banyak yang bisa akrab sampai dewasa. Karena itu, saya bersyukur memiliki teman SD yang bisa akrab sampai sekarang.
  2. Namanya Rina. Dia adalah teman kuliah saya. Dia sedikit lebih tinggi dari saya. Tubuhnya padat dan bahunya bidang. Saat berjalan tegap dan langkahnya pasti. Dia orang yang mandiri, tangkas, dan terampil. Pertama kali bertemu dengannya, pasti kesannya dia seorang yang galak dan cuek. Jika sudah lama berinteraksi dengannya baru tahu dia sebenarnya tidak galak. Dia orang yang easygoing dan suka membantu orang lain. Dia sering mendaki gunung, menyelam, dan olahraga arung jeram. Dia dapat diandalkan di mata kuliah berpraktek karena dia terampil.  Dia sangat cakap beraktivitas di alam terbuka. Dia suka membuat boneka flanel dan merajut. Saya sering berjalan kaki untuk berangkat dan pulang kuliah bersamanya.
  3. Namanya Nina. Dia teman kuliah saya. Dia sama tinggi dengan saya. Badannya ramping. Kulitnya cerah. Dia pintar dan rajin belajar. Dia tipikal orang yang ceria dan mudah akrab dengan orang lain. Saat kuliah, dia suka memakai sepatu sandal yang diinjak bagian belakangnya. Yang paling saya ingat darinya adalah tulisan tangannya. Tulisan tangannya kotak-kotak, rapi, dan spasi antar katanya berjauhan. Dia mengikuti suatu organisasi dan dicintai oleh teman seorganisasinya. Dia sangat serius dalam berorganisasi. Dia rela mengerjakan pekerjaan yang sebenarnya bukan tugasnya. Saat kuliah, dia aktif bertanya dan berdiskusi. Kami beberapa kali berjalan bersama saat pulang kuliah. Kami sering jalan-jalan bersama naik motor atau sepeda. Kami pernah beberapa kali pulang kampung bersama naik bus. Dia suka duduk di bangku depan saat naik bus.
  4. Namanya Rara. Saya memanggilnya Mbak Rara. Dia sejurusan dengan saya. Dia adalah kakak tingkat saya. Kami pernah kos di tempat yang sama. Dia sedikit lebih tinggi dari saya. Kulitnya cerah. Matanya bulat. Giginya ada yang gingsul. Dia juga saya deskripsikan di KETIK-5 dengan judul Pahlawan Pembuka Cakrawala. Dia adalah orang yang baik dan suka menolong. Dia orang yang pekerja keras tapi luwes. Dia suka menonton film Korea dan acara Moto GP. Menurut saya, dia sangat unik karena suka berbicara sendiri dengan Bahasa Inggris. Dia sangat aktif, sibuk, mandiri, dan pandai mengatur waktu. Dia sibuk memberi les dan sering hingga jam 9 malam. Dia pernah mengikuti banyak event pemuda. Dia pernah mengikuti event pemuda di Rusia. Meskipun pernah mengikuti event pemuda internasional, dia tetap rendah hati.
  5. Namanya Zaza. Saya memanggilnya Mbak Zaza. Mbak Zaza adalah teman satu kos saya. Dia 4 tahun lebih tua dari saya. Perawakannya tinggi besar. Orangnya tegas namun humoris. Dia orang yang visioner. Saya tahu hal itu karena dia pernah mengajari saya membuat target hidup. Dia mengajari saya hal-hal penting dalam hidup ini. Dia berkata bahwa pada rentang umur sekian sampai sekian kita harus mendapatkan apa, memiliki apa, dan lain-lain. Dia menggambarkan target hidupnya yang berbentuk diagram batang. Dia suka matematika dan menggambar. Tulisan tangannya bagus. Dia menempelkan target bulanan di dinding kamar kosnya. Dia seorang mahasiswa pascasarjana yang juga bekerja. Dia seorang pekerja keras. Dia orang yang rapi. Kamar dan baju di lemarinya tertata rapi. Setiap pulang kerja, dia menonton tv bersama teman-teman kos. Setiap malam minggu, dia menonton film bersama teman sekamarnya.
  6. Namanya Warda. Warda adalah teman saya mengajar. Kami pernah mengajar di tempat yang sama. Dia lebih pendek dari saya. Badannya kecil dan langsing. Kulitnya cerah. Dia murah senyum dan ramah. Dia tipe orang yang humoris dan mudah akrab dengan orang lain. Dia orang yang easygoing dan suka membantu orang lain. Dia sering memberi semangat dan memotivasi saya. Gaya berpakaiannya fashionable. Dia pintar menggambar desain baju pesta/gaun. Dia menggambarnya di sebuah kertas HVS, lalu mengumpulkan hasil gambarnya di sebuah map. Dia suka menjual baju, tas, dan barang-barang fashion lainnya.
  7. Namanya Tami. Dia teman sekelas saat kursus dengan saya. Ia lebih tinggi dari saya. Perawakannya langsing. Dia memiliki tahi lalat di bawah bibir. Dia 7 tahun lebih tua dari saya. Bicaranya tidak medok (bukan logat Jawa) karena pernah lama tinggal di luar Jawa. Ia bicara dengan cepat. Kadang saya tidak bisa langsung paham maksud bicaranya. Dia sangat ramah dan aktif. Dia sering membantu saya dan teman-teman. Dia orang yang detail. Jika ada kesalahan dalam mengerjakan tugas, dia akan mengerjakannya lagi sampai benar. Dia suka menjahit dan membuat kreasi kerajinan tangan dari kain seperti bros, dan lain-lain. Dia pedagang yang kreatif. Dia menjual kreasi buatannya di toko online.

Itulah deskripsi 7 circle saya. Mereka adalah teman-teman yang terkenang. Ada beberapa dari mereka yang masih berhubungan dengan saya, dan ada yang tidak. Di mana pun mereka berada, semoga Tuhan selalu memberikan kemudahan dan kebaikan dalam kehidupan mereka. Hidup kita tidak bisa lepas dari teman. Teman yang baik akan membawa dampak positif bagi kita. Kehadiran mereka mengingatkan saya agar selalu bersyukur. Semoga teman-teman juga bersyukur karena memiliki circle dan teman-teman yang baik ya. Sekian tulisan saya di KETIK-7 ini. Selamat berjumpa lagi. Salam bahagia. Wassalamu’alaikum.

6 thoughts on “7 Teman yang Terkenang

  1. Saya juga punya teman yang bernama Lia waktu SMA. Sifatnya kurang lebih mirip seperti yang Hani deskripsikan. Tambahannya Lia yang kukenal itu tomboy. Hehe..

    Btw. koreksi kata bersukur (bersyukur). Dan pengulangan kata ‘dia’ di setiap nomor itu bisa dikurangi dengan menggantinya pakai namai si subjek, Agar bervariasi saja. Atau kalau kalimat 1, 2 dan 3 semua berawal kata ‘dia’ dan terhitung kalimat pendek-pendek, gabungkan saja dalam satu kalimat. Gunakan kalimat efektif untuk mempercantiknya

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s