Memangnya Pahlawan Itu Ada?

Source: unsplash.com/Umberto

Pahlawan itu apa ya? Bagiku, sebutan bernilai tinggi itu bermakna sebagai seseorang yang memberi efek positif kepada orang lain. Tidak selalu tentang pengorbanannya, tapi lebih kepada dampak yang dapat dirasakan oleh orang disekitarnya.

Aku pun punya pahlawan. Banyak, tapi kali ini, hanya satu yang akan kuceritakan. Cerita yang tidak begitu penting dan hanya dibuat untuk kepentingan menulis Ketik 5 ini membawa-bawa peran dari seorang … teman.

Singkat cerita, aku sering merasa rendah diri sebagai anak terbodoh di kelas. Bukan rasa yang ekstrem sebenarnya karena aku menyelipkan perasaan itu pada sebuah candaan sesekali saja. Suatu ketika, aku mendapat tugas kelompok yang memang harus rutin dikerjakan setiap minggu dengan partner yang berbeda-beda. Di tengah diskusi mengenai tugas dengan temanku itu, ternyata ia menangkap kelakarku dengan serius. Ia tiba-tiba berkata, “Don’t underestimate yourself please …,” yang intinya petuah agar aku tidak merasa rendah diri sebab semua orang itu berharga. Padahal, obrolan kami sudah hampir selesai saat ia mengucapkannya.

Kalimat petuah seperti itu, jujur sudah sering kudengar. Tapi kali ini, entah kenapa terasa berbeda. Kami tidak begitu dekat layaknya seorang sahabat sehingga kalimat itu terdengar cukup menarik bagiku. Setelah kuingat-ingat, temanku yang satu ini, aku mengenalnya sebagai pribadi yang baik. Ia tidak pernah menjelek-jelekkan teman, jarang menggunjing—sepertinya, dan tidak mudah iri dengan apa yang orang lain miliki. Itu membuatku mendapat pelajaran baru bahwa, “Untuk menjadi pahlawan, seseorang tidak selalu perlu melakukan hal-hal besar seperti donatur suatu penggalangan dana, pengusaha dengan ribuan karyawan, atau … seperti yang Avengers lakukan. Perilaku sederhana pun cukup untuk membuat orang lain merasakan kehadiran pahlawan.”

See? Pahlawan itu ada dimana-mana. Walaupun terkadang peranannya tidak terlalu signifikan dalam hidup seseorang, tapi yang jelas ia bermaksud baik. Tidak berniat menjatuhkan. Begitulah setidaknya definisi pahlawan untukku.

Hmm masih kurang 377 kata lagi untuk memenuhi Ketik 5 padahal ceritaku sudah selesai. Trus, aku harus cerita apalagi? Sudahlah ya, nanti bosan bacanya hehe. Terima kasih untuk yang telah bersedia mengoreksi dan membaca tulisan ini. Semangat, Pahlawan!

3 thoughts on “Memangnya Pahlawan Itu Ada?

  1. Koreksi:
    1. disekitarnya (di sekitarnya)
    2. partner (ditulis cetak miring)
    3. Don’t underestimate yourself please (ditulis cetak miring)
    4. dimana-mana (di mana-mana)
    5. Terus (terus)
    .
    Note : Tulisannya perbaiki lagi, terutama dalam hal jumlah kata yang mesti dipenuhi.

    Like

Comments are closed.