Nasi Padang

Makanan ini salah satu favorit keluarga di rumah. Walaupun begitu, kami tidak sering membelinya. Semisal ingin mengobati rindu pada nasi padang paling hanya beli satu bungkus untuk dimakan bersama, lesehan sambil duduk melingkar. Ngariung, kalau dalam bahasa Sunda (koreksi kalau salah ya, hehe), seperti yang kami lakukan siang tadi.

Sebungkus nasi padang terbungkus rapi di atas meja kabinet dapur. Saat dibuka, ada nasi porsi kuli yang dilengkapi lauk ayam bakar, sayur nangka, daun singkong, dan sambal. Ibu langsung mengajakku makan siang bersama karena porsinya banyak. Saking banyaknya, kami juga masih menyisakan nasi dan lauk ayamnya (yang sempat kucuil sedikit) untuk adik yang masih tidur.

Aku menyukai setiap jengkal menu ini. Yang numero uno adalah rendang. Walaupun tadi tidak ada rendang, setidaknya ada bumbunya. Hanya itu pun sudah enak. Bumbu paling ajaib di dunia kuliner Indonesia karena dimakan dengan nasi tanpa lauk lain juga sudah nikmat. Bumbu rendang ini memang kaya rempah, durasi memasaknya juga makan waktu lama sehingga menyerap dan menyatu dengan baik. Setiap ada teman surat-menyurat yang bertanya makanan kesukaan, rendang tidak pernah absen dalam daftar kesukaanku.

Selain bumbu rendang, tadi pun ada ayam bakar. Manis, dan ada rasa khas makanan yang dibakar. Bagaimana ya menjelaskannya, haha. Kemudian ada daun singkong yang tidak pernah kulewatkan walau rasanya kalau jauh dari rendang. Selain itu, nasi putih yang sudah dibasahi kuah sayur nangka juga perpaduan yang sedap. Apalagi jika ditambah sambal hijau. Makin maknyus.

Namun, nasi padang jelas tidak baik jika dimakan terlalu sering. Kalau orang kaya bergelimang uang, nasi padang ini bisa dibilang bergelimang kalori, haha. Soalnya tinggi sekali, seporsi bisa lebih dari 650 kalori. Namun, asal tidak melebihi batas wajar kebutuhan kalori kita, boleh-boleh saja kok. Intinya jaga makanan dan porsinya! Berlaku untuk semua makanan, minuman, dan jajanan yang kita konsumsi.

Omong-omong aku penasaran, apa ada orang yang tidak suka nasi padang? Sejauh ini aku belum pernah ketemu orang yang menolak nasi padang. 😁

.

rufindhi

6 thoughts on “Nasi Padang

  1. 3 hari terakhir ini, istri malas masak. Solusinya nasi padang. Dan sampai siang tadi aku belum merasa bosan. Haha. Tapi gk berani juga keseringan. 😅

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s