Ofidiofobia

Ular merupakan salah satu hewan yang cenderung ditakuti oleh sebagian orang. Hal ini disebabkan oleh faktor historis, budaya, lingkungan atau juga pengertian yang salah kaprah.

Ofidiofobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap ular. Mereka yang memiliki fobia ini bukan hanya takut berada di dekat atau melihat ular secara langsung, tapi juga akan merasa sangat takut hanya dengan melihat hewan melata ini lewat gambar, foto atau juga tayangan sinematografi. Jadi tidak semua orang yang takut ular dapat disebut sebagai penderita ofidiofobia.

Dulu saya termasuk orang yang mengidap fobia ini. Satu-satunya ular yang tidak saya takutkan hanyalah ular naga di komik Dragon Ball. Bahkan saya masih ingat, pernah beberapa malam sulit tidur karena tidak sengaja melihat wujud golden lancehead vipers dari program edukasi di televisi.

Fobia ini membuat saya menjadi bahan olokan sejak kecil, baik itu di sekolah dan juga di lingkungan pergaulan lainnya. Sebenarnya hal ini tidak begitu mengganggu. Toh saya juga tidak diperolok setiap hari. Tapi berkat dukungan dari orang-orang terdekat, akhirnya saya mencoba untuk memperbaiki diri.

Langkah awal saya mengatasi fobia ini adalah dengan menyimak berbagai diskursus mengenai ular. Mengklasifikasikan sendiri jenis ular mana yang berbahaya dan yang tidak. Kemudian mulai memberanikan diri untuk menyaksikan beberapa film dengan tema ular dan memperhatikan perilaku hewan ini secara langsung, baik di kebun binatang atau pameran reptil.

Butuh waktu tiga sampai empat tahun bagi saya untuk sembuh dari fobia ini. Saya mendeklarasikan diri sudah lepas dari ofidiofobia dengan memutuskan untuk memelihara seekor ular berjenis ball python, yang saya beri nama Jessica.

Ular yang bernama latin python regius ini termasuk jenis tidak berbisa dan merupakan jenis sanca yang paling kecil. Ukuran maksimalnya hanya sekitar 90 sampai 120 sentimeter. Salah satu jenis ular yang cukup jinak, bahkan Cleopatra konon menjadikan spesies ini sebagai perhiasan hidup pada lengan dan lehernya.

Walau begitu, saya tidak pernah menyatakan diri sebagai orang yang berani terhadap ular. Ular adalah salah satu hewan yang patut untuk selalu diwaspadai. Berbeda dengan kucing dan anjing yang telah berhasil didomestifikasi, ular tidak dapat mengubah naluri mereka agar sesuai dengan gaya hidup manusia.

Takut adalah hal yang wajar. Rasa takut merupakan salah satu pertahanan terbaik yang dimiliki manusia. Kita tentunya jadi lebih berhati-hati oleh karena rasa takut tersebut. Namun ketika rasa takut kita telah menjadi berlebihan, maka sudah sebaiknya untuk dikendalikan.


Referensi bacaan :

6 thoughts on “Ofidiofobia

    1. Sudah saya lepas tahunan yang lalu, Bu.
      Ternyata ball python harga jualnya bagus.
      Kalau ngibrit, mungkin berarti karena geli saja ya bu. 😁

      Like

Comments are closed.