Who am I ?

Assalamualaikum, selamat malam teman-teman. Alhamdulillah, setelah sekian lama merencanakan untuk melanjutkan KETIK, akhirnya hari ini terealisasi. Penuh perjuangan melawan rasa malas dan keengganan dalam diri. Sesekali memang perlu untuk dipaksakan, sepertinya. Baiklah, pada postingan kali ini Rena akan memperkenalkan Who am I lebih dalam lagi. Selamat membaca dan salam kenal teman-teman.

Nama saya Rena Fitriani, anak bungsu dari dua bersaudara. Orang di rumah biasanya akrab menyapa saya dengan panggilan “Not” yang merupakan pelesetan dari “Na”, ujung nama depan saya. Dalam dunia kampus dan dunia literasi, saya lebih senang ketika disapa dengan nama Rein atau Ren. Dua puluh satu tahun yang lalu, saya dilahirkan dari sebuah keluarga kecil di Desa Bandar Agung. Sebuah desa yang jauh dari keramaian kota, butuh delapan hingga sepuluh jam untuk tiba ke pusat ibukota provinsi.

Menjadi anak bungsu dalam keluarga kecil ini membuat saya terkadang benar-benar merasa kesepian. Tak ada teman berkelahi di rumah, tak ada juga teman berebut makanan, tak ada pula teman berebut remote televisi. Maka dari itu, menulis adalah wadah untuk saya meluapkan semuanya. Suka duka, keluh-kesah, serta semua yang menumpuk di kepala selalu saya tuliskan dalam Catatan Pribadi.

Lingkungan keluarga yang lebih menghargai hasil daripada proses yang dijalani, terkadang cukup memberatkan dan membuat saya tertekan. Saya tak punya ruang untuk mengisahkan langsung pada mereka tentang apa yang dirasakan. Mereka seakan tak peduli dengan segala behind the scene perjuangan. Walaupun demikian, saya percaya dan meyakini betul bahwa ada dukungan dan kasih yang selalu tercurah dalam untaian doa mereka.

Jujur saja, saya belum bisa menerima kenyataan bahwa saat ini sudah berada pada tahun akhir masa perkuliahan. Waktu berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin saya mengikuti rangkaian proses Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2). Berbaris rapi di lapangan dan membentuk formasi bersama ribuan mahasiswa baru lainnya.


Saat ini, saya sedang menempuh pendidikan di Universitas Sriwijaya pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Semester ini adalah semester ketujuh yang saya ikuti. Tak ada mata kuliah seperti semester sebelumnya. Hanya ada satu mata kuliah yang saya ambil yakni Skripsi dengan 6 SKS.

Banyak sekali ketakutan yang saya hadapi akhir-akhir ini. Ketakutan akan kegagalan adalah rasa yang lebih mendominasi. Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya bahwa orang rumah menaruh harapan besar pada diri saya.

Lulus Tercepat Dengan Pujian adalah mimpi mereka, yang secara tak sadar telah menjadi mimpi saya juga. Semoga saja bisa tercapai ya teman-teman. Mohon doa dan dukungannya.
Mungkin sekian dulu postingan kali ini, sampai ketemu di tulisan saya berikutnya. Wassalamualaikum.

MLB,23092020

One thought on “Who am I ?

Comments are closed.