Orang Gila

Hari ini akan menjadi salah satu hari yang mungkin tidak akan permah aku lupakan. Siang itu, kami warga Tamin Sukajawa, Bandar Lampung mengikuti pengajian di Masjid Falahudin. Acaranya diselenggarakan untuk memperingati tahun baru Islam dan wisuda santri tahfidz Alquran. Kami juga bersemangat karena salah satu pengisi acara adalah seorang ulama asal Madinah. Beliau adalah Syekh Ali Jaber. Seorang pendakwah asal negeri Arab itu sudah menetap kurang lebih 12 tahun di Indonesia. Beliau juga cinta negeri ini dan fasih berbahasa Indonesia.

Di tengah-tengah acara, Syekh menunjuk beberapa anak untuk mengetes bacaan ayat Alquran. Salah satunya adalah anakku. Lantaran dianggap mahir dan bacaan ayatnya benar, Syekh memintanya untuk naik ke podium. Beliau mendoakan anakku dan yang lain.

Singkat cerita, aku juga bisa berada di atas podium mendampingi anak. Dengan malu-malu aku meminta Syekh untuk foto bersama. Anakku juga sudah kegirangan. Segera kukeluarkan ponsel dan siap-siap memotret. Sayangnya, memori di ponselku sudah penuh. Aku lupa belum membeli kartu penyimpanan yang baru. Namun Syekh tetap berbaik hati. Beliau meminta kepada jamaah lain agar mau meminjamkan ponselnya untuk memotret Syekh dengan anakku.

Tiba-tiba dari depan datang seorang pemuda berlari ke arah podium. Dia berlari dengan cepat sambil membawa sebilah pisau lalu menyasar leher Syekh. Beruntungnya Syekh bisa mengelak tapi pisaunya tertancap ke bahu kanan beliau.

Kondisi seketika berubah drastis. Dari tenang menjadi ricuh. Sebagian jamaah segera mengevakuasi Syekh, sedangkan yang lain meringkus si pelaku.

Setelah suasana berangsur kondusif, Syekh bertutur, “Tusukannya cukup keras dan kuat hingga separuh pisau masuk cukup dalam ke bahu saya.”

Beliau juga berpesan kepada pihak kepolisian supaya bisa memproses hukum si pelaku. Dan pernyataan bahwa si pelaku mengidap gangguan jiwa mesti diklarifikasi. Karena jika melhat tindak-tanduknya, orang gila tidak seperti itu. Sejak awal, orang gila tak mungkin ada di acara pengajian. Banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya tentang kejadian ini. Masih ada hal yang belum terungkap.

Aku berdoa semoga beliau segera sembuh dari lukanya. Semoga Allah juga senantiasa menjaganya.

Amin.

Cerita terinspirasi dari artikel KOMPAS : Ditusuk Orang Tak Dikenal, Syekh Ali Jaber: Saya Sendiri yang Mencabut Pisaunya

6 thoughts on “Orang Gila

  1. Syekh Ali Jaber. Perilakunya sangat mirip dengan Rasulullah. Pesan beliau yang sangat indah: tirulah Rasulullah. Tidak pendendam dan penuh cinta kasih. Bahkan pada orang yang mau membunuhnya pun ia telah menyelamatkan dari penghakiman masa.

    Liked by 1 person

Comments are closed.