Aku Pahlawan Pertama, Ajik Pahlawan Utama Hidupku!

Aku Pahlawan Pertama, Ajik Pahlawan Utama Hidupku!

Bagi saya Pahlawan itu banyak jenis nya. Pahlawan Bangsa, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa atau Pahlawan Tanpa Tanda Tanda πŸ˜… dan Pahlawan Kesiangan heheh πŸ˜€ Disesuaikan dengan perannya saat itu. Pahlawan ada yang tepat dan tidak tepat. Sasarannya adalah orang yang membutuhkan untuk ditolong atau diperjuangkan. Banyak pahlawan. Pahlawan masa kini, pahlawan masa lalu. Semua untuk dikenang.

Jadi menurut saya, Pahlawan adalah seseorang yang patut dikenang pada masanya. Menjadi sejarah di dalam kehidupan yang punya peran di dalamnya.

Apakah Pahlawan harus selalu dikenal ? apakah Pahlawan selalu dilihat dan terkenal ? apakah semua orang perlu tahu bahwa anda adalah pahlawan? Tergantung konteks nya, masa dan perannya saat itu. Apakah ada pahlawan yang sebenarnya bukan pahlawan ? apakah ada pahlawan yang tidak ada di dalam kenangan sejarah ? banyak pertanyaan, tapi buat saya Pahlawan itu cukup jadi berguna, itu sudah Pahlawan. Punya peran.

Pahlawan punya peran. Bagi saya Pahlawan itu ada yang Internal dan Eksternal. Pahlawan Internal, Pahlawan bagi diri sendiri mempunyai dampak buat diri sendiri. Pahlawan di mulai dari diri sendiri. Tolong diri sendiri dengan mempunyai peran, jadi baik walau dianggap tak berguna. Akan lebih baik jika berguna. Tidak semua buruk. Pahlawan Internal cukup jadi baik, hargai diri dan kenang diri sendiri buat sejarah baik.

Pahlawan Eksternal, baiknya punya peran keluar, berguna buat orang lain.

Kalau bicara soal sosok Pahlawan di dalam hidup, pahlawan yang pertama adalah diri sendiri. Terimakasih buat diri sendiri karena selalu berjuang untuk hidup. Pahlawan yang pertama adalah diri saya sendiri, Pahlawan yang Utama adalah Ajik (Arti : Ayah /dalam Bahasa Bali).

Tiap orang merancang masa depan yang cemerlang, rencana matang dan cita-cita, itu sifatnya belum pasti. Semuanya bisa terwujud jika ada usaha, semangat dan doa dari dalam diri atau pertolongan orang lain, yang paling penting adalah dukungan dan support orang terdekat. Dari dalam diri saja tidak cukup, dukungan dari orang terdekat dan lingkungan kita sangat berpengaruh. Ibarat menanam biji unggul, harus didukung dengan lingkungan dan perawatannya tumbuh. Biji unggul belum tentu tetap bertahan unggul untuk tumbuh. Banyak biji unggul ditanam tidak semua nya sama saat bertumbuh. Dari Biji sama sama unggul, sudah menjadi tunas terlihat sama, tumbuh dan menghasilkan di dalam perbedaan dalam kadar keunggulan yang berbeda pula.

Ngomomg ngomong soal kadar, berapa persen kadar kepahlawanan dalam diri anda di dalam kehidupan anda sendiri ? berapa presentase pahlawan dalam diri dan pahlawan eksternal ? peran yang sangat penting bagi hidup. Kalau dibuatkan peta pohon dan pareto nya, tentu saja hanya bisa dihipotesa, tiap orang pasti beda. Kalau saya berusaha 70% dari dalam diri dan 30% dari eksternal, biar nggak drop drop banget jika hilang yang eksternal. Kalau bisa gitu. Kita memang makhluk sosial, tetapi mengurangi untuk selalu bergantung kepada orang lain. Selalu berharap ada pahlawan di hidup anda. Anggap saja saya adalah pahlawan untuk hidup saya, Saya Pahlawan pertama dan Ajik saya adalah Pahlawan Utama. Beda nya ? peran, punya peran. Sama sama penting, kadar nya yang harus diatur di dalam kekinian.

Ketika pahlawan dikenang, kemungkinan Beliau masih ada atau tidak, tetap akan dikenaang untuk jasa-jasanya di hidup kita. Ajik, Pahlawan utama saya. Memang sudah hampir setahun Beliau pergi ke surga. Cuma bisa bertemu lewat mimpi atau menyebut dalam doa, damai di dalam kenangan nya.

Bagi saya, Ajik pahlawan masa depan saya. Iya selalu di kenang , dikenang bukan hanya untuk masa lalu tetapi juga masa depan saya.

Saya yang selalu menganggap Ajik orang yang keras, dingin dan terkesaan jahat bagi saya. Merasa tidak pernah mendukung apa yang saya rencanakan, selalu memberikan saran yang terbaik hanya dari sudut pandang nya ternyata anggapan itu selama ini SALAH. Saya yang masih ego, tidak punya pengalaman apapun. Selalu mengganggap Ajik musuh saya, teman berdebat saya semua kandas setelah saya kehilangan nya.

Rasa itu berubah 180 derajat, saya sudah tau kenapa Ajik bersikap seperti itu. Itu untuk masa depan saya,Β  terbaik buat saya, bukan maksud apa-apa, bukan untuk keuntungan diri nya. Tapi hanya untuk saya, terbaik dalam hidup saya.

Membangkang ? iya saya . melawan ? iya saya. Berdebat ? iya saya. Membuat nya kacau ? iya itu saya. Menyakitinya? Itu pasti. Tuhan maafkan saya, apalah arti ucapan itu sekarang. Toh saya sudah kehilangannya. Penyesalan selalu datang belakang. Tapi buat apa menyesal? Saya tidak akan bisa kembali membuatnya hidup, mengulang masa-masa lampau bersama nya, merubah dan memperbaiki sikap saya saat menghadapinya dulu. Saya hanya bisa terlarut. Terlarut dalam doa dan kesedihan , rasa bersalah tentu saja.

Apa yang bisa saya lakukan untuk nya? Secara nyata sudah tidak bisa apa-apa. Saya hanya bisa membangun, meneruskan apa petuahnya apa yang menjadi harapannya. Menjadi anak yang diharapkannya, tidak buat kacau , tidak buat masalah, tidak akan membuat siapapun sakit. Dalam doa saya tidak mau ada luka, kadang saya berpikirΒ  jika saya berkeluh kesah dalam doa, apakah beliau (Ajik) saya di surga akan ikut kepikiran ? saya nggak mau buat susah lagi. Sudah di dunia buat susah, di surga saya nggak mau buat susah Ajik lagi. Hanya berdoa mohon penerangan pikiran, jalan, perkataan dan perbuatan ini. Maaf Ajik, jika ada reinkarnasi selanjutnya izinkan gung diah mebayar semua apa yang harus gung diah dan sepantasnya gung diah dapatkan, pokok nya biar Ajik tenang. Pengen jadi anak Ajik lagi dan nggak akan nyakitin Ajik, karena Ego gung Diah.

Pahlawan, Ajik.

Gung Diah Sayang Ajik πŸ™‚

Ajik adalah satu satu nya orang yang mau menerima gung diah yang mau repot ngurusin gung diah gimana pun keadaan gung diah, bahkan gung diah dianggap Gila oleh orang lain sekalipun, hanya ajik yang masih percaya sama gung diah. Terimakasih, Ajik, Pahlawan hidup ku.

#PAHLAWAN #IKATANKATA #KETIK5

10 thoughts on “Aku Pahlawan Pertama, Ajik Pahlawan Utama Hidupku!

  1. Hai, Diah.

    Salam hormat untuk Ajik ya

    btw, ada banyak penulisan yang salah nih. Mesti diperbaiki lagi.

    untuk kategori cukup pilih satu saja dan tag sisipkan di kolom tag buikan ditulis di dalam pos

    Like

  2. Nice post Diah. Ditambah lagi foto2 dengan budaya Bali gitu, keren.
    Btw, tadi lihat foto Ajik sempat agak ngezoom,,,, ada mirip dengan bapak2 pemain FTv yg sering jadi Bapak kalo shootingnya di Bali gituπŸ˜€πŸ˜€ Tapi setelah nge zoom ternyata bukanπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ€­
    Btw, ngetiknya di mana Dia? Koq rasanya banyak spasi yang terlalu jarak gitu ya?

    Like

    1. Wah wah makasi apresiasinya mbak sodang πŸ™πŸ˜Š senang denger komentar yg positif dan membangun. Iya nanti akan nulis lagi dan di tambah foto2 budaya bali . Mbak juga ayo berbagi foto adat budaya di daerah mbak πŸ™‚
      Semogaa bisa terus berkarya sama sama.
      Ftv? Hihi bukan. Ajik dulu hanya artis adat banjar di kampung halaman saya hehe.
      Ngetik nya di word. Oh ya ? Baiknya dimana ya ngetik ? Saya biasa nulis di word dulu baru paste di wordpresss , ada masukan mbak ?

      Liked by 1 person

      1. Pengen sih post tentang budaya sini. Tapi aku kurang menguasai.
        Dan kenapa Bali tetap menarik,,,, karena masih terjaga keasliannya. Masih jarang terkontaminasi. Kalau di sini payah cakaplah.
        Beberapa tahun lalu aku pernah ke Bali,,, studi banding Rumah Sakit. Dan hebatnya pas hati perayaaan di Bali gitu ternyata pegawai RS juga pakai pakaian tradisional dan pakai beras yg di kening. Keren pokoknya….

        Oh, nggak apa2 sih nulis di word dulu. Tapi biasanya di copy paste ke Wp tetap harus di edit. Karena banyak bentuk yg berubah.
        Masukan apa ya? He he he…, Klo soal penulisan Pak Fahmi aza deh yang memberi masukan. Soalnya ahlinya dia.πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

        Like

      2. hehheeh iya mbak kapan kapan main lagi ke bali, kalau ke bali kabarin aja saya samperin deh πŸ™‚

        makasi ya mbak sudah mau dan meyempatkan komen dan baca post ini πŸ™‚

        Like

  3. Dear Diah

    Berikut adalah koreksi untuk pos ini

    1.Pilih kategori satu saja yaitu KETIK

    2. Bagi saya Pahlawan itu banyak jenis nya. Pahlawan Bangsa, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa dan Pahlawan Kesiangan. Disesuaikan dengan perannya saat itu. Pahlawan ada yang tepat dan tidak tepat. Sasarannya adalah orang yang membutuhkan untuk ditolong atau diperjuangkan. Banyak pahlawan. Pahlawan masa kini, pahlawan masa lalu. Semua untuk dikenang.

    Koreksi :

    Bagi saya, pahlawan itu banyak jenisnya seperti Pahlawan Bangsa, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa dan Pahlawan Kesiangan. Disesuaikan dengan perannya saat itu. Pahlawan ada yang tepat dan tidak tepat. Sasarannya adalah orang yang membutuhkan untuk ditolong atau diperjuangkan. . Banyak pahlawan. Pahlawan masa kini, pahlawan masa lalu. Semua untuk dikenang.
    (selain belajar preposisi, cobalah cari tentang penggunaan Kalimat Efekti)

    3. Jadi menurut saya, Pahlawan adalah seseorang yang patut dikenang pada masanya. Menjadi sejarah di dalam kehidupan yang punya peran di dalamnya.

    KOREKSI :

    Jadi menurut saya, pahlawan adalah seseorang yang patut dikenang pada masanya. Menjadi sejarah di dalam kehidupan yang punya peran di dalamnya.

    4. Apakah Pahlawan harus selalu dikenal ? apakah Pahlawan selalu dilihat dan terkenal ? apakah semua orang perlu tahu bahwa anda adalah pahlawan? Tergantung konteks nya, masa dan perannya saat itu. Apakah ada pahlawan yang sebenarnya bukan pahlawan ? apakah ada pahlawan yang tidak ada di dalam kenangan sejarah ? banyak pertanyaan, tapi buat saya Pahlawan itu cukup jadi berguna, itu sudah Pahlawan. Punya peran.

    KOREKSI :

    Apakah Pahlawan harus selalu dikenal? Apakah pahlawan selalu dilihat dan terkenal? Apakah semua orang perlu tahu bahwa Anda adalah pahlawan? Tergantung konteksnya, masa dan perannya saat itu. Apakah ada pahlawan yang sebenarnya bukan pahlawan? Apakah ada pahlawan yang tidak ada di dalam kenangan sejarah? Banyak pertanyaan, tapi bagi saya, pahlawan itu cukup jadi berguna, itu sudah masuk ke dalam kriteria sebagai pahlawan. Punya peran.

    5. Pahlawan punya peran. Bagi saya Pahlawan itu ada yang Internal dan Eksternal. Pahlawan Internal, Pahlawan bagi diri sendiri mempunyai dampak buat diri sendiri. Pahlawan di mulai dari diri sendiri. Tolong diri sendiri dengan mempunyai peran, jadi baik walau dianggap tak berguna. Akan lebih baik jika berguna. Tidak semua buruk. Pahlawan Internal cukup jadi baik, hargai diri dan kenang diri sendiri buat sejarah baik.
    Pahlawan Eksternal, baiknya punya peran keluar, berguna buat orang lain.

    KOREKSI :

    Bagi saya, pahlawan itu ada yang internal dan eksternal. Pahlawan Internal adalah pahlawan bagi dirinya sendiri. Ia mulai dengan menolong dirinya sendiri untuk selalu menghindari perbuatan buruk, menghargai diri dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan. Sedangkan pahlawan external artinya ia melakukan perbuatan baik untuk orang lain, berbuat semampunya dan memberikan yang terbaik.

    6. Kalau bicara soal sosok Pahlawan di dalam hidup, pahlawan yang pertama adalah diri sendiri. Terimakasih buat diri sendiri karena selalu berjuang untuk hidup. Pahlawan yang pertama adalah diri saya sendiri, Pahlawan yang Utama adalah Ajik (Arti : Ayah /dalam Bahasa Bali).

    KOREKSI :

    Kalau bicara soal sosok pahlawan di dalam hidup, maka pahlawan pertama adalah diri saya sendiri. Terima kasih untuk diriku karena selalu berjuang untuk hidup. Sedangkan pahlawanku yang utama adalah Ajik atau ayah dalam bahasa Bali.

    7. Tiap orang merancang masa depan yang cemerlang, rencana matang dan cita-cita, itu sifatnya belum pasti. Semuanya bisa terwujud jika ada usaha, semangat dan doa dari dalam diri atau pertolongan orang lain, yang paling penting adalah dukungan dan support orang terdekat. Dari dalam diri saja tidak cukup, dukungan dari orang terdekat dan lingkungan kita sangat berpengaruh. Ibarat menanam biji unggul, harus didukung dengan lingkungan dan perawatannya tumbuh. Biji unggul belum tentu tetap bertahan unggul untuk tumbuh. Banyak biji unggul ditanam tidak semua nya sama saat bertumbuh. Dari Biji sama sama unggul, sudah menjadi tunas terlihat sama, tumbuh dan menghasilkan di dalam perbedaan dalam kadar keunggulan yang berbeda pula.

    KOREKSI :

    Setiap orang merancang masa depan yang cemerlang, rencana matang dan cita-cita. Tetapi itu belum pasti. Semuanya bisa terwujud jika ada usaha, semangat dan doa dari dalam diri atau pertolongan orang lain. Hal yang paling penting adalah dukungan dari orang terdekat. Dari dalam diri saja tidak cukup, dukungan dari orang terdekat dan lingkungan kita sangat berpengaruh. Ibarat menanam biji unggul, harus didukung dengan lingkungan dan perawatannya. Biji unggul belum tentu akan bertahan. Banyak biji unggul ditanam tetapi tidak semuanya tumbuh bersamaan.

    8. Ngomomg ngomong soal kadar, berapa persen kadar kepahlawanan dalam diri anda di dalam kehidupan anda sendiri ? berapa presentase pahlawan dalam diri dan pahlawan eksternal ? peran yang sangat penting bagi hidup. Kalau dibuatkan peta pohon dan pareto nya, tentu saja hanya bisa dihipotesa, tiap orang pasti beda. Kalau saya berusaha 70% dari dalam diri dan 30% dari eksternal, biar nggak drop drop banget jika hilang yang eksternal. Kalau bisa gitu. Kita memang makhluk sosial, tetapi mengurangi untuk selalu bergantung kepada orang lain. Selalu berharap ada pahlawan di hidup anda. Anggap saja saya adalah pahlawan untuk hidup saya, Saya Pahlawan pertama dan Ajik saya adalah Pahlawan Utama. Beda nya ? peran, punya peran. Sama sama penting, kadar nya yang harus diatur di dalam kekinian.

    KOREKSI :

    Berapa persen kadar kepahlawanan diri Anda dalam kehidupan sehari-hari? Berapa presentase pahlawan internal atau pahlawan eksternal? Kalau saya berusaha 70% dari internali dan 30% dari eksternal. Kita memang makhluk sosial, tetapi kurangilah untuk selalu bergantung kepada orang lain. Selalulah berharap ada sifat kepahlawanan di dalam hidup Anda.

    9. Ketika pahlawan dikenang, kemungkinan Beliau masih ada atau tidak, tetap akan dikenaang untuk jasa-jasanya di hidup kita. Ajik, Pahlawan utama saya. Memang sudah hampir setahun Beliau pergi ke surga. Cuma bisa bertemu lewat mimpi atau menyebut dalam doa, damai di dalam kenangan nya.
    Bagi saya, Ajik pahlawan masa depan saya. Iya selalu di kenang , dikenang bukan hanya untuk masa lalu tetapi juga masa depan saya.

    KOREKSI :

    Ketika pahlawan dikenang, kemungkinan ia masih hidup atau meninggal. Tetap jasanya akan tetap dikenang sepanjang masa. Ajik adalah pahlawan utama saya. Memang hampir setahun beliau sudah pergi ke Surga. Saya hanya bisa bertemu lewat mimpi atau menyebutnya dalam doa dan merasakan kedamaian dalam mengenangnya. Baik sekarang hingga nanti.

    10. Saya yang selalu menganggap Ajik orang yang keras, dingin dan terkesaan jahat bagi saya. Merasa tidak pernah mendukung apa yang saya rencanakan, selalu memberikan saran yang terbaik hanya dari sudut pandang nya ternyata anggapan itu selama ini SALAH. Saya yang masih ego, tidak punya pengalaman apapun. Selalu mengganggap Ajik musuh saya, teman berdebat saya semua kandas setelah saya kehilangan nya.

    KOREKSI :

    Saya yang selalu menganggap Ajik adlaah seseorang yang keras, dingin dan terkesaan jahat. Saya merasa ia tidak pernah mendukung apa yang saya rencanakan. Ia juga hanya memberikan saran dari sudut pandangnya. Saya yang masih egois dan tidak memiliki pengalaman apapun. Saya selalu mengganggapnya sebagai musuh dan sering berdebat. Tetapi ternyata anggapan saya selama ini SALAH.

    11. Rasa itu berubah 180 derajat, saya sudah tau kenapa Ajik bersikap seperti itu. Itu untuk masa depan saya, terbaik buat saya, bukan maksud apa-apa, bukan untuk keuntungan diri nya. Tapi hanya untuk saya, terbaik dalam hidup saya.

    KOREKSI :

    Penilaian saya terhadapa ajik berubah 180 derajat. Sekarang saya tahu kenapa ajik bersikap seperti itu. Semua sikapnya Itu adalah untuk kebaikan masa depan saya. Beliau tidak memiliki maksud apa-apa selain untuk menyokong anaknya.

    12. Membangkang ? iya saya . melawan ? iya saya. Berdebat ? iya saya. Membuat nya kacau ? iya itu saya. Menyakitinya? Itu pasti. Tuhan maafkan saya, apalah arti ucapan itu sekarang. Toh saya sudah kehilangannya. Penyesalan selalu datang belakang. Tapi buat apa menyesal? Saya tidak akan bisa kembali membuatnya hidup, mengulang masa-masa lampau bersama nya, merubah dan memperbaiki sikap saya saat menghadapinya dulu. Saya hanya bisa terlarut. Terlarut dalam doa dan kesedihan , rasa bersalah tentu saja.

    KOREKSI :

    Saya teringat perlakuan buruk terhadap beliau. Membangkang, melawan, mendebat, dan menyakiti hatinya. Semoga Tuhan memaafkan perbuataan saya itu. Penyesalan memang selalu datang di belakang. Tetapi itu tidak akan mengembalikannya hidup, mengulang kenangan bersamanya atau mengubah dan memperbaiki sikap saya terhadapnya. Saya hanya bisa berdoa untuknya dan larut dalam kesedihan tiada tara.

    13. Apa yang bisa saya lakukan untuk nya? Secara nyata sudah tidak bisa apa-apa. Saya hanya bisa membangun, meneruskan apa petuahnya apa yang menjadi harapannya. Menjadi anak yang diharapkannya, tidak buat kacau , tidak buat masalah, tidak akan membuat siapapun sakit. Dalam doa saya tidak mau ada luka, kadang saya berpikir jika saya berkeluh kesah dalam doa, apakah beliau (Ajik) saya di surga akan ikut kepikiran ? saya nggak mau buat susah lagi. Sudah di dunia buat susah, di surga saya nggak mau buat susah Ajik lagi. Hanya berdoa mohon penerangan pikiran, jalan, perkataan dan perbuatan ini. Maaf Ajik, jika ada reinkarnasi selanjutnya izinkan gung diah mebayar semua apa yang harus gung diah dan sepantasnya gung diah dapatkan, pokok nya biar Ajik tenang. Pengen jadi anak Ajik lagi dan nggak akan nyakitin Ajik, karena Ego gung Diah.

    KOREKSI :

    Apa yang bisa saya lakukan untuknya? Secara nyata sudah tidak bisa apa-apa. Saya hanya bisa meneruskan harapannya, menjadi anak yang berbakti, tidak membuat onar dan menyakiti orang lain. Semoga beliau di Surga tidak perlu mengkhawatikan anaknya lagi. Jka ada reinkarnasi selanjutnya izinkan saya, Gung Diah untuk β€˜membayar’ semuanya.

    14. Ajik adalah satu satu nya orang yang mau menerima gung diah yang mau repot ngurusin gung diah gimana pun keadaan gung diah, bahkan gung diah dianggap Gila oleh orang lain sekalipun, hanya ajik yang masih percaya sama gung diah. Terimakasih, Ajik, Pahlawan
    hidup ku.

    KOREKSI :

    Ajik adalah satu-satunya orang yang mau menerima Gung Diah. Ajik mengurus dan percaya kepada Gung Diah meskipun ada orang lain yang meanggap gila sekalipun. Terimakasih, Ajik. Engkulah pahlawan hidupku.

    15.Tulislah tag pada kolom tag dan tidak menuliskannya di pos ini.

    Liked by 1 person

Comments are closed.