Ada Faedahnya

Photo by Pixabay from Pexels

Dunia sedang dilanda pandemik global pastinya kalian sudah pada tau mengenai “corona virus”. Buat mengingatkan aja, siapa tau di tahun 2050 nanti ada yang buka baca gitu hal yang menggemparkan dunia ditahun 2020, karena sedang dilanda pandemi membuat terdapat perubahan yakni kita menjadi akrab dengan masker dan handsanitizer, kemudian alat pengukur suhu menjadi umum dan kita sering banget melakukan pengetes-an suhu tubuh baik itu ketika memasuki tempat yang ramai pengunjung, toko-toko dan sebagainya. Untuk ibadah sendiri baru pertama kali melakukan ibadah secara online ( beberapa keagamaan menerapkan cara ini sebagai contoh salah satunya Katholik ). Kita harus ber-terima kasih terhadap perkembangan teknologi di zaman sekarang, karena sangat membantu di saat situasi seperti sekarang ini karena kalian tau dizaman sekarang ini kita sudah bisa conference call, video call secara bersamaan serta beragam aktivitas pada sosial media yang dapat menurunkan tingkat kebosanan ketika sedang dirumah aja. Tapi, mungkin zaman dulu punya cara otentik mereka sendiri apabila terjadi hal seperti ini untuk menghibur diri, berkomunikasi, dan dalam menjaga kesehatan.

Sebagai pembuka, karena pandemi ini kita menjadi mengetahui dan mempelajari istilah baru yakni lockdown, PSBB, dan new normal serta work from home pada pandemik ini. Kebijakan lockdown populer dikarenakan diberlakukannya kebijakan ini oleh negeri Tiongkok tepatnya di Kota Wuhan pertama kali dikarenakan virus ini terdeteksi penyebaran meningkat drastis di wilayah Wuhan, dan faktanya hal tersebut berdampak baik bagi kepulihan Kota Wuhan.

Penanganan corona virus di Indonesia sendiri sekarang ini memasuki tahap “New Normal” yang sebelumnya dalam tahap “PSBB” ( Pembatasan Sosial Berskala Besar ). Sekilas penjelasan mengenai “New Normal” dan “PSBB”. Dikutip dari artikel bahwa menurut Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adidasmita, New Normaladalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, tapi ditambah dengan penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan COVID-19. Sedangkan untuk PSBB sendiri yakni berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar berdasarkan usul gubernur/bupati/walikota atau pelaksana gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 dengan kriteria pembatasan meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, dan/ pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

Ini merupakan hal baru bagi kita yang hidup di tahun 2020, di mana kita merasakan mall-mall pada tutup, restaurant untuk operasional diberhentikan sementara namun diberikan hak beroperasi dengan layanan pesan-antar, jalanan di Jakarta yang biasanya selalu ramai padat merayap (kecuali pas lebaran) ketika PSBB ini sepi sekali, lalu kesadaran akan kebersihan meningkat, keperluan atau barang yang paling dicari adalah handsanitizer, sabun cuci tangan, masker ( pada saat memasuki PSBB menjadi sangat langka dan susah didapatkan ), disinfectant, obat untuk meningkatkan immune tubuh, baju APD, sarung tangan disposable, dan perlu diketahui bahwa harga-harga beberapa barang terjadi peningkatan yang cukup drastis, ini untuk menggambarkan sikon di tahun ini.

Untuk situasi dapat digambarkan bahwa kalo dulu sebelum pandemi ini ada masih banyak semua orang yang tidak menggunakan masker, setelah terjadinya pandemi masker itu udah jadi fashion kita ga pernah lepas akan masker kemana-mana selalu pakai masker menurut saya masker ini sudah menjadi kebutuhan wajib sekarang, haha… dan lagi ada istilah WFH ( Work From Home ) di mana karyawan bekerja melalui rumah saja, aplikasi zoom heboh banget waktu itu dan lagi happening juga di instagram pada update story lagi video call. Tidak luput juga kreativitas dalam negeri, karya anak bangsa yaitu lagu Lathi juga menjadi go viral di dunia, mencapai jutaan viewer hanya dalam waktu singkat pada platform youtube serta muncul di Times Square NewYork.

Pada sikon saat ini peran UMKM memiliki peran penting, dan UMKM ini digalakan oleh pemerintah UMKM ( Usaha Menengah, Kecil dan Mikro ). Apakah itu UMKM? Mengutip dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 menjelaskan pengertian:

  1. Usaha Mikro adalah usaha produktif milik perorangan dan/badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria, memiliki kekayaan bersih sebesar Rp 50 juta ( tidak termasuk tanah, bangunan atau tempat usaha ), dan penjualan dalam setahun Rp 300 juta.
  2. Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang didirikan oleh perorangan ( didirikan sendiri ) yang memenuhi kriteria sesuai UU bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan, memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 50 – Rp 500 juta, dan penjualan dalam setahun Rp 300 juta – Rp 2,5 M.
  3. Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki atau dikuasai oleh usaha lain, memiliki kekayaan bersih Rp 500 juta – Rp 10 M, dan penjualan Rp 2,5 M – Rp 50 M.

Dan pada tahun 2020 ini, pemerintah sangat mendukung sekali dalam pembentukan UMKM karena UMKM dianggap sebagai penolong bagi perekonomian dalam negeri. Jadi, ini merupakan kesempatan bagi kalian yang memiliki jiwa entrepreneurship yang tinggi untuk segera memulai bisnis kalian sendiri. Dalam kaitannya dengan bisnis, bisnis online pada marketplace di Indonesia seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan sebagainya menjadi primadona saat ini dan maju dengan pesat karena kita dimudahkan dalam membuka toko dan tidak memerlukan modal yang besar seperti sewa tempat dan sebagainya. Semuanya sudah ter-fasilitasi tinggal bagaimana caranya kita untuk menemukan jalan menuju tujuan yang di-mimpikan.

Beberapa poin telah dipaparkan dan diharapkan situasi saat ini ( tahun 2020 ) dapat dijadikan gambaran untuk kedepannya dan tidak menjadi pembatas kalian untuk berkreativitas, apapun itu pasti memiliki plus dan minus namun jangan putus asa, terus berusaha untuk melihat kesempatan di balik sebuah kejadian dan belajar dari pengalaman untuk menuju masa depan yang lebih baik.

Sebagai penutup, jalani new normal dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, belajar untuk hemat, jauhi kerumunan, nikmati itu dan kurangi mengeluh.

Notes: Artikel ini bermaksud untuk memberi dukungan untuk pantang menyerah dan melihat sesuatu pada hal positif dibaliknya. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan bisa langsung dapat di-infokan dengan baik.

Gerry

Sumber:

https://www.ojk.go.id

www.indonesia.go.id

http://hukor.kemkes.go.id

10 thoughts on “Ada Faedahnya

  1. Semoga corona cepat berlalu ya.

    Di pos ini terdapat banyak typo. Mesti diperbaiki.

    Karena KETIK#4 adalah tulisan bebas tak apalah mengambil tulisan dari sumber lain. KETIK selanjutnya mestilah merupakan tulisan hasil karya sendiri.

    Link yang dicantumkan sebaiknya disisipkan pada nama web sumbernya. Bukan ditaruh apa adanya. Biar rapi dan tidak kepanjangan.

    Tetap semangat menulis, Gerry!

    Liked by 1 person

  2. Wah, cakep sdh sampe KETIK4. Keren Gerry.
    Ada sedikit masukan dari aku ya. Untuk alinea yang panjang coba dicek apakah ada lebih dari satu pokok pikiran. Kalau iya, coba pisahkan menjadi alinea baru dan pastikan setiap satu alinea hanya ada satu pokok pikiran. Ini akan menjadikan tulisan lebih enak dibaca dan lebih mudah dimengerti.

    Gitu aja ya, gerry. Tetap semangat . šŸ˜€

    Liked by 1 person

  3. Hal yang sangat saya soroti tentang penggunaan APD oleh masyarakat adalah pada prinsip penggunaannya yang harus benar. Kadang, ada diantara kita yang hanya asal menggunakan masker. Masker bukan untuk menutupi mulut dan hidung, tapi malah ditarik ke bawah ke bagian dagu. Ini sudah salah dan sanga keliru.
    Pesan untuk penggunaan APD seharusnya juga disertai dengan pesan untuk menggunakannya dengan prinsip yang baik dan benar.

    Tulisan yang menarik, Gerry.
    Salam dari Banjarmasin.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s