Waktu akan Memberitahukan

Koleksi pribadi

Sepuluh tahun yang akan datang. Wah, rasanya tidak sabar untuk menyaksikan wajah ini di depan cermin. Jika, saya membaca surat ini di 2030 nanti, saya akan segera mengambil cermin dan tersenyum lebar. Maka sudah pasti saya akan bertanya “Apa yang berubah?”

Perubahan itu sudah pasti ada, maka saya menginginkan perubahan-perubahan yang lebih baik.

Berbicara keinginan, pasti kita punya banyak keinginan, iya kan? Jangankan untuk esok, satu tahun bahkan 10 tahun ke depan pun kita punya beribu bahkan berjuta keinginan. Namun, satu petanyaan dari saya, ada berapa keinginan yang kita yakini? Apakah benar seseorang akan menjadi apa yang mereka yakini bukan yang mereka inginkan? Kalau menurut saya sih yakin adalah kunci utama untuk bisa menjadi apa yang diinginkan. Seperti nasehat dalam bahasa Makassar ini “Tappakaji antu anjari“, katanya hanya dengan yakin apa yang kita inginkan bisa terwujud.

Dear me, sepuluh tahun ke depan, saya berharap semoga bisa berdikari. Jadi pekerja keras seperti orang tua, bisa memperoleh dan memberi inspirasi dan motivasi setiap hari, barangkali dari dan untuk kalian orang-orang terdekat saya maupun kalian yang jauh. Bisa lebih tegar menjalani hidup yang penuh aral melintang. Lebih dewasa, pastinya, dan bijak menentukan keputusan. Lebih, lebih apa lagi yah? modis, cantik dan glowing? Semoga.😁

Sekarang saya sibuk berpikir bagaimana orang-orang terdekat menerima dengan apa adanya. Seiring waktu berputar saya akan berpikir apa yang akan saya berikan pada mereka, pastinya di lain waktu saya akan kecewa karena nyatanya tak bisa memberikan yang terbaik. Sepuluh tahun kedepan saya yakin perasaan itu tidak lagi labil, ia akan tahu arah mana yang akan ditempuhnya, meski tidak bisa memberikan yang terbaik setidaknya saya sudah berusaha.

Sekarang perasaan saya juga sering terlalu larut dalam kesedihan, meski seharusnya saya menyembunyikan itu sekarang. Kalau orang-orang terdekat pasti tidak akan tahu, karena apa? Wajah ini tidak diatur lagi oleh perasaan. Perasaan berkata lain dari apa yang tertampil. Harapan-harapan ke depannya tak ada lagi kesedihan yang terlalu larut, semoga ia terhempas angin barat atau timur, terserahlah. Kalau sedihnya berkepanjangan nanti wajah lebih tua dari pada umur. Hiks.

Ada lagi keinginan, ini soal sahabat. Saya menginginkan sahabat yang sekarang ini, tetap bersahabat baik sampai 10 tahun ke depan. Saya juga ingin menambah relasi teman, bukan itu-itu saja.

Banyak keinginan seiring bertambahnya usia, bisa jadi besok kita punya keinginan-keinginan baru. Biarlah waktu yang akan memberi tahu, apakah yang diinginkan sekarang bisa terwujud nanti.

Yakinlah waktu akan memberitahukan.

9 thoughts on “Waktu akan Memberitahukan

      1. Lihat dari contoh yg lain, Chan.

        Dari awal saja tak ada kata sapa ke si penerima surat.

        Tugasnya kan menulis surat ke dirimu di 10 tahun mendatang.

        Tapi tak apa ini juga sudah oke

        Like

  1. Semoga apa yang Chan harapkan terwujud. Aku juga punya harapan pribadi buatmu (yang sudah bisa kamu tebak sendiri). 😅🌻 Mari mengaamiinkannya bersama. 🐝

    Liked by 1 person

Comments are closed.