BTS 6 – Kalimat Langsung

Pada saat menulis, seringkali kita melupakan tata cara yang benar dalam penulisan menurut kaidah yang baku. Mulai sekarang mari kita sama-sama belajar menulis dengan baik dan benar. Jangan lupa, manfaatkan media sosial untuk melatih teknik-teknik penulisan agar hobi update status tidak melulu sekedar ocehan, tetapi juga bermanfaat untuk terlatih menulis dengan baik dan benar.

Kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan ucapan atau ujaran orang lain. Kalimat hasil kutipan pembicaraan seseorang persis seperti apa yang dikatakannya. Bagian ujaran/ucapan diberi tanda petik (“….” ) dapat berupa kalimat perintah, berita, atau kalimat tanya. [Wikipedia]

Untuk kamu yang sedang menulis cerpen, puisi dialog atau malah sedang membuat kerangka novel yang tidak lepas dari percakapan tentunya merasa perlu untuk mengetahui penulisan kalimat langsung yang baik dan benar.

Aturan Menulis Kalimat Langsung:

  1. Bagian petikan langsung diapit dengan dua tanda petik ganda (“…”), bukan dengan dua tanda petik tunggal (‘…’).
  2. Bagian petikan langsung diakhiri dengan salah satu dari tanda baca ini: koma, titik, tanda seru, atau tanda tanya.
  3. Tanda petik penutup diletakkan setelah (bukan sebelum) tanda baca yang mengakhiri bagian petikan langsung.
  4. Jika terdapat bagian kalimat lain (yang bukan petikan langsung) sebelum atau setelah petikan langsung, satu tanda spasi wajib dibuatkan untuk memisahkan bagian kalimat lain dari petikan langsung tersebut.
  5. Bagian kalimat lain wajib diakhiri dengan satu tanda koma (atau terkadang tanda titik dua [:]) apabila bagian kalimat lain itu terletak sebelum petikan langsung.

Tujuh contoh penulisan tanda koma, tanda petik, titik, dan spasi yang SALAH dalam kalimat langsung:

  1. “Penulisan kalimat langsung seperti ini salah”, kata Mawar.
  2. “Oh ya? Di mana letak kesalahannya?”, tanyaku.
  3. “Penulisan tanda koma, tanda petik, dan spasi”.
  4. Kemudian aku bertanya,”Ini pasti sudah benar, ya kan?”.
  5. “Masih salah,”
  6. “Ha! kok bisa sih? punyamu juga salah dari tadi!,” kataku, jengkel.
  7. Novi gak terima: “Mana? kamu tuh”

Berikut adalah penulisan yang benar:

  1. “Penulisan kalimat langsung seperti ini salah,” kata Novi. [Letak kesalahan ‘’,]
  2. “Oh ya? Di mana letak kesalahannya?” tanyaku. [Letak kesalahan ?‘’,]
  3. “Penulisan tanda koma, tanda petik, dan spasi.” [Letak kesalahan “.]
  4. Kemudian aku bertanya, “Ini pasti sudah benar, ya kan?” [Kesalahan ,” dan ?”.]
  5. “Masih salah.” [Kesalahan ,”]
  6. “Ha! kok bisa sih? punyamu juga salah dari tadi!” kataku, jengkel.[Kesalahan !,”]
  7. Novi gak terima: “Mana? kamu tuh.” [Kesalahan “]

Semangat!

SUMBER : jejakandi

###

Yuk belajar tentang sastra lainnya di sini.