Tidak Ada Yang Sia-Sia

Pict. Pint

Long life education, kata-kata tersebut pasti tidak asing bagi siapapun. Pembelajaran sepanjang hidup dan sesungguhnya hidup adalah masa pembelajaran yang tidak mengenal kata tamat selagi masih bernafas sampai akhirnya kita harus kembali memenuhi panggilan-Nya.

Setiap tempat, setiap saat pasti ada pelajaran yang diperoleh apabila kita mau merenung sejenak.

Demikian juga dalam Komunitas Ikatan Kata. #Ketik11 kali ini adalah menuliskan pelajaran apa yang telah diperoleh selama berada dalam Ikatan Kata ataupun dalam mengerjakan ketik demi ketik sampai akhirnya #Ketik11 saat ini.

Tak bisa dipungkiri pasti ada pelajaran yang diperoleh. Walaupun kalau mau mengurut dari setiap ketik sesungguhnya semua sudah diperoleh di bangku sekolah. Tidak ada yang baru sampai saat ini. Jadi kalau ditanya apa yang diperoleh di sini adalah seperti penyegaran dan mengingat kembali. Terima kasih, karena dengan adanya Ikatan Kata ini apa yang sudah lama diendapkan bahkan cenderung dilupakan bisa diterapkan kembali.

Terlepas dari pelajaran tata bahasa yang berusaha diperbaiki dan digunakan sebagaimana mestinya sesuai kaidah, pasti ada pelajaran lain yang bisa diperoleh dari Ikatan Kata yaitu ‘pelajaran kehidupan’.

Member Ikatan Kata yang berasal dari berbagai daerah, ragam profesi, latar belakang pendidikan dan juga tingkatan umur tetapi bersatu dalam satu tujuan dalam satu komitmen. Suatu hal yang layak diberi jempol. Aku belajar dari setiap semangat yang muncul bila ada laporan tugas yang sudah selesai. Aku belajar dalam setiap minat untuk menuju yang lebih baik. Melihat semangat dan minat tersebut, aku belajar untuk lebih serius dalam menjalani kehidupan.

Usiaku boleh tidak semuda yang lain tetapi untuk urusan keseriusan nampaknya aku tertinggal jauh. Aku cenderung easy going dalam menjalani kehidupan, semua mungkin karena apa yang aku yakini bahwa semua akan baik adanya. Tapi melihat semangat dan percakapan para member dalam kolom komentar maupun percakapan dalam grup, aku semakin merasa kalau keseriusan itu jauh dariku.

Satu lagi yang bisa aku pelajari adalah minat baca para member yang masih terjaga baik. Dan bahan bacaan mereka bukan sekedar buku ringan namun cenderung ke non fiksi. Aku sudah lama kehilangan minat baca itu, kalau tidak salah sejak lahirnya anak yang nomor 2, berarti lebih kurang 10 tahun sudah minat itu lenyap tak bersisa. Membaca tentang bagaimana minat baca mereka yang masih menggebu, ada rasa menggelitik di hati, menggeliat dan ingin bangkit. Yah, ada niat untuk membaca lagi. Hal paling utama yang ingin kulakukan setelah berada dalam Komunitas Ikatan Kata.

Sesuai dengan judul tulisan ini bahwa tidak ada yang sia-sia, demikian juga halnya bergabung dalam sebuah komunitas Ikatan Kata ini tidak ada yang sia-sia. Karena pasti ada pembelajaran yang bisa diperoleh terlepas mungkin masih sebatas untuk diri sendiri. Semoga ke depannya akan semakin banyak pembelajaran demi pembelajaran yang bisa diperoleh.

-Gassmom-
Pematangsiantar, 04 Januari 2020

16 thoughts on “Tidak Ada Yang Sia-Sia

  1. U are not alone, Ito. Aku, mas Marno dan Ito kelihatannya sepantaran. Dengan gabung di sini rasanya jadi kebawa semangat belajar lagi. Mengisi ketertinggalan2 kita dari anak2 muda generasi milenial. ๐Ÿ˜

    Dan selamat, akhirnya Keti11 tuntas. ๐Ÿ‘

    Liked by 1 person

    1. Sepertinya Bapak dan Pak Narno masih di atasku. Yupz, bergabung di sini memang memberi semangat baru bagiku, untuk belajar dan berbuat.
      Bahkan memunculkan ego,,, bahwa kita tidak boleh kalah dari mereka …ops๐Ÿคญ๐Ÿคญ๐Ÿคญha ha ha

      Liked by 1 person

Comments are closed.