Geometri Dan Nilai Romansa

Ini kali kedua aku membaca novel karya Andrea Hirata, setelah sebelumnya aku sudah menonton Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi. Aku membaca novel Sang Pemimpi, tapi sudah terlalu lama mengkhatamkannya, mungkin awal masuk kuliah tahun 2009. Novelnya bagus, filmnya pun seru. Hhmm, akan ku tonton lagi setelah posting tugas Ketik 9 ini.

Entah apa yang merasuki Sabari? Remaja serba bisa ini seperti sudah hilang akal kala jatuh cinta pertama kali. Belum terbalaskan, tapi Sabari ikhlas dan tak terbakar api cemburu melihat kedekatan Lena dan Bogel. Inikah dinamakan cinta tulus ala Sabari? Hanya Sabari yang mampu menjawabnya.

Geometri, matematika dan rumus-rumus ruang menurutku pelajaran yang rumit. Aku tak begitu menyukainya. Konsep ini berbeda dengan Andrea Hirata dalam kutipan novel AyahPertolongan kecil penuh rahasia yang mengandung nilai romansa.” Ini sungguh menggelitik saat Sabari dengan polosnya mengubah sontekan geometri yang di tulis Lena dan Bogel di bagian bawah laci meja kelasnya. Sudah betul, malah diubah. Semua karena ketidakyakinannya pada rumus kerucut yang samar-samar diingat Sabari. Sabari oh Sabari kekonyolanmu membuatku terpingkal-pingkal membaca novel ini. Bermaksud menolong Lena dan Bogel tapi berakhir dengan angka bebek berenang. Mungkin itu nilai romansanya. Hahaha.

Awalnya Sabari yang sudah mengubah rumus sontekan boleh tertawa geli saat ujian semester sekolah.

“Dibayangkannya betapa sentosanya Lena dan Bogel Leboi di kelas sebelah setelah menyontek rumus volume kerucut yang benar itu. Sejahteralah mereka. Dibayangkannya kedua sejoli terkikik mesra. Dia cemburu, tetapi bahagia untuk mereka.”

Lihat betapa sabarnya seorang Sabari. Aku kagum padanya.

Jika Sabari meyakini Bogel dan Lena sepasang kekasih. Lantas mengapa Lena mengirim puisi yang ditujukan kepada Sabari? Bukankah itu hanya memberikan harapan palsu saja. Atau Lena memberikan kode kepada Sabari “Jangan berhenti mengejarku, Sabari.” Yaah wanita memang selalu susah ditebak jalan pikirannya.

Di bagian Geometri inilah kurasa yang paling menarik. Belum selesai aku baca novel ini, masih sampai bab Terima Kasih. Aku kira akan ada tampilan rumus-rumus yang Andrea Hirata tuliskan di sini, ekspektasiku keliru. Aku juga mengira akan ada puisi atau surat dengan rumus geometri yang Sabari kirimkan untuk Lena. Aku selalu menebak-nebak jalan cerita saat membaca sebuah buku atau novel. Tidak ada salahnya kan mengira? Hehehe.

Kepiawaian Andrea Hirata menuliskan sebuah novel memang sangat cerdas. Setiap tokoh yang diciptakannya adalah sebuah kesatuan kisah penuh arti. Gaya penulisan yang epik, majas, kata kiasan dan bahasa yang mudah dipahami, maka tidak heran karyanya menjadi best seller di toko-toko buku. Andrea Hirata adalah paket lengkap seorang penulis, itu menurutku karena setiap kejadian yang beliau tuliskan dalam novel ini nampak begitu detail, ringan dan tidak terlalu bertele-tele. Jenaka, sedih, tawa dan bahagia menjadi suatu cerita drama yang menarik untuk dibaca. Setelah novel Ayah, adakah rekomendasi novel lain sebagus ini?

Sampai detik ini, aku masih belum paham apa hubungan Amiru dan Sabari? Apakah saat dewasa mereka adalah sosok Ayah panutan yang di gambarkan Andrea Hirata? Lantas kisah cinta Sabari akankah berakhir bersama Lena si Always L yang teramat dicintainya? Apakah Amiru akan membahagiakan Amirza yang gundah karena sang istri sakit dan Radio yang sudah tak ada? Aku juga masih bertanya-tanya tentang sosok Izmi, belum kutemukan arti hadir seorang Izmi yang begitu mengagumi Sabari. Aku penasaran. Mending kubaca saja daripada menebak-nebak lagi.

Salam!

19 thoughts on “Geometri Dan Nilai Romansa

      1. Ooo oke oke. Selamat menuntaskan. Bisa bikin ulasannya juga untuk novel Andrea yang sudah dibaca. Biar bisa ngomporin saya buat ikutan baca juga hehe 😁😁

        Liked by 1 person

  1. “Setelah novel Ayah, adakah rekomendasi novel lain sebagus ini?”

    Gak salah nanya nih? Ada

    Orang Orang Biasa, bagus juga. Paling bagus menurutku tetep masih Dwilogi Padang Bulan dan Cinta Dalam Gelas.

    Amiru dan Sabari ya… Hubunganya yaitu… Aha ha ha. Ada hubungannya dengan Ratu Diana juga 🤣

    Liked by 1 person

    1. Yaah, kudet sekali diri ini menentukan mau baca apa lagi. Mas Andy memang gudangnya sumber-sumber buku berkualitas yah. Koleksiku, hanya sebatas beberapa novel Tere Liye dan buku maternitas. Terima kasih rekomendasinya mas, semoga bisa berburu novel lagi tahun 2020 ini. Aamiin..

      Like

  2. Bab ini pun sukses membuatku tertawa,,, niat baik yang ternyata menghadiahkan angka 2 ha ha ha
    Juga Amirza yang merelakan radionya digadaikan sukses membuatku terharu. Dan lebih terharu lagi membaca perjuangan Amiru menebus radio itu..

    Liked by 1 person

Comments are closed.