Sahabat Dekatku

Bambang

Setiap manusia mesti memiliki orang terdekat. Orang terdekat bisa jadi anggota keluarga, sahabat atau tetangga. Karena kita adalah manusia yang masih membutuhkan manusia. Saya memiliki paling tidak tujuh orang dekat.

Mbak Warti yang pertama. Dia perawakannya tidak terlalu tinggi dan tidak pendek. Warna kulitnya adalah sawo matang. Karakternya pemalu dan pendiam. Dia cakap dalam mengerjakan pekerjaan rumah. Mbak Warti suka bekerja secara independen tapi terstruktur.

Mbak Warti hanya lulusan SMP tapi kemampuan diatas rata-rata. Dia merawat kedua anak kami dengan telaten dan sabar. Mbak Warti masih bisa mengerjakan pekerjaan rumah, membantu pekerjaan di usaha kami dan merawat anaknya sendiri. Dia bisa bekerja secara multi tasking. Dia mengatur pekerjaan dengan bagus padahal tidak paham ilmu manajemen. Dia adalah tipe manusia Learning By Doing.

Kemudian ada Mas Helmi. Mas Helmi adalah kakak sepupu istri saya. Orangnya juga pendiam. Rambutnya keritimg dan warna kulitnya sawo matang. Dia bekerja sebagai sopir. Keahliannya adalah menyetir mobil. Usaha kami adalah jasa sewa perlengkapan dan mainan bayi. Mas Helmi mengantar dan mengambil peralatan yang disewa. Dia bergerak dari rumah pelanggan ke rumah pelanggan lainnya.

Mas Helmi menguasai teknik komunikasi dengan pelanggan. Dia tidak banyak bicara namun dapat menyampaikan pesan dengan baik. Pesan yang disampaikan mulai product knowledge dan cara pemakaian perlengkapan bayi. Mas Helmi yang pendiam dan cocok buat menghadapi pelanggan yang cerewet. Pelanggan merasa puas dilayani mas Helmi.

Disusul…..Amanah adalah seorang sarjana psikologi yang bekerja sebagai guru TK. Perawakannya kecil tapi terlihat tangguh. Setangguh pohon beringin yang kuat menerima terpaan angin topan. Warna kulitnya hitam agak legam. Raut wajahnya tegas dan keras. Karena perjalanan hidupnya penuh cerita yang berliku-liku yang membentuk garis wajah seperti itu..

Dia berasal dari pedesaan di tepian Waduk Kedung Ombo yang terpencil di Kabupaten Grobogan yang bertekad mengubah nasib. Dia awalnya merantau ke Solo untuk melanjutkan sekolah tingkat SMA/SMK. Amanah menimba ilmu di sebuah sekolah kejuruan ekonomi di Solo. Dia aktif di sebuah organisasi kepemudaan yang berafiliasi dengan sebuah ormas. Ormas yang memiliki banyak sekolah dan perguruan tinggi. Karena itu, dia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi karena keaktifannya di organisasi kepemudaan tersebut.

Saya mengajak dia di kegiatan sosial yang telah saya rintis. Dia bekerja sebagai petugas lapangan dalam kegiatan sosial tersebut. Keterlibatan dia di kegiatan sosial karena masalah keuangan. Dia butuh uang. Kemudian, Amanah bergabung dengan sanggar Asy-Syams setelah lulus dari kuliah.

Sanggar Asy-Syams dipimpin oleh Pak Luki. Pak Luki adalah guru di TK Alam Surya Mentari. Pak Luki sedang mencari guru untuk TK Alam Surya Mentari. Pak Luki langsung mengajak Amanah untuk menjadi guru di TK Alam. Akhirnya, Dia sanggup menaklukkan dunia menurut versinya.

Pak Luki sendiri adalah kepala sanggar kreatif Asy-Syams. Profesi sehari-hari beliau adalah guru TK Alam Surya Mentari. Beliau ini sangat aktif. Beliau juga pelatih Outbond disamping sebagai guru dan kepala sanggar Asy-Syams.

Perawakannya tidak terlalu tinggi dan cenderung gemuk. Gerakannya gesit dan lincah. Orangnya mudah bergaul dan idenya banyak. Dia selalu optimis. Suka tantangan dan bisa multi tasking. Kelemahannya hanya satu yaitu tidak fokus.

Orang yang selanjutnya adalah Bambang. Diaadalah sepupu istri saya. Beliau ini punya banyak pengalaman hidup. Dia itu “kenyang akan asam garam kehidupan”. Pekerjaan pertama di kota Jakarta membuat dia menjadi lelaki tangguh. Pekerjaan kedua di BMT menjadi dia lebih humanis. Pekerjaan ketiga buat dia adalah sebagai pegawai biro UMROH.

Orangnya penyabar, rajin, ramah dan mudah bergaul. Kalau bekerja termasuk tipe yang berdedikasi tinggi. Dia sering bekerja melebih harapan si pemberi kerja. Dia suka bekerja dengan sepenuh hati asal cocok dengan kata hati. Dia adalah tipe lelaki romantis yang bekerja dengan hati.

Bu Aini. Dia bekerja sebagai guru TK Alam Surya Mentari di bagian After School. After School adalah bagian sekolah yang mengurusi anak-anak yang dititipkan di sekolah setelah jam pelajaran berakhir. Bu Aini itu rekan kerja Pak Luki.

Beliau juga guru di sanggar Ays-Syams. Beliau adalah tipe guru yang “bekerja dengan hati”. Dia mengurusi anak-anak di TK seperti mengurusi anaknya sendiri. Ibu-ibu yang menitipkan anak di After School sangat ber-“terimakasih”. Bahkan ada yang memberi hadiah khusus kepada Bu Aini. Karena puas dengan pelayan Bu Aini.

Murseto adalah lingkaran dalam saya yang istimewa. Dia adalah kawan saya yang sangat berjasa memperlancar usaha bisnis saya. Saya teringat sewaktu memiliki armada bisnis yaitu Suzuki Carry 1995. Kendaraannya tangguh dan irit. Sayang, karena usia sering kali mogok di jalanan.

Murseto inilah yang selalu menderek mobil saya ketika mogok di jalan kapan saja dan dimana saja. Dia siap membantu. Apalah jadinya tanpa dia? Karena kalau mogok tidak kenal tempat dan waktu. Kadang malam, siang, sore atau malam.

Perawakannya pendek dan kekar. Rambutnya yang ikal dan sorot mata yang tajam. Dia tidak mengenal rasa takut.Segala pekerjaan dia kuasai mulai memasak, mengelas, menyopiri, menyelam sampai bernyanyi. Murseto ini adalah manusia multi talenta. Dia adalah anggota relawan kemanusiaan. Dia pernah bertugas di Kota Palu setelah bencana Tsunami dalam masa penugasan selama  11 bulan.

Dia tidak mau dibayar setiap kali menderek mobil saya. Dia hanya mau membantu saja. Karena jiwanya adalah relawan. Itu yang membuat saya selalu hormat kepadanya.

 

 

6 thoughts on “Sahabat Dekatku

  1. Saya setipe dengan Mbak Warti yang senang Learning by doing.

    Kata ‘dimana’ dan ‘kemana’ itu mesti dipisah ‘di’ menjadi ‘di mana’ dan ‘ke mana’. Lalu ada kata ‘diadalah’. Berikan spasi di antara 2 kata itu

    Like

Comments are closed.