Ketok Pintu Tetangga

photo by Christian Stahl on Unsplash

Aku termasuk jarang jalan-jalan ke blog orang. Biasanya lebih ke spontanitas saja ketika melihat judul yang menarik di notifikasi email atau di discover-nya WordPress. Makanya, KETIK kali ini agak PR buatku, hahaha. Tapi aku cukup menikmatinya karena dapat banyak wawasan baru yang tidak kuduga sebelumnya. πŸ™‚

Berikut ini daftar laporan blogwalking yang kulakukan. Penulisannya agak kumodifikasi dari ketentuan karena komentarku cenderung panjang. Maafkan para ibu-ibu (jari) ini yang suka bablas kalau ngetik, hahaha.

1. Ishfah Seven // Penasaran yang Terobati

β€œAkhirnya aku tahu kenapa ada blog-blog yang link-nya nggak bisa dibuka, padahal tercantum di bawah namanya. :”)

Informasi yang bermanfaat, Mas Fahmi! Kalau aku hobi gonta-ganti nama blog pun kemungkinan besar bakal mengalami hal ini juga, hahaha.”

2. After Reading Play // Lagi Suka Komik //

β€œAku langsung terpanggil karena ngebahas komik. 😻 Aku belum pernah lihat komik pertama, tapi yang Arslan itu pernah denger. Kalau ngomongin komik tema Timur Tengah, entah kenapa jadi inget Magi. Mbak Mulya pernah denger? πŸ€”

Terus, Barakamon! Aku udah koleksi semuanya, mbak, heuheu. Kalau nggak salah mah animenya cuma 1 season ya, makanya aku lanjut beli komiknya yang lanjutan dari anime. Worth it sih menurutku. Nggak anime, nggak komik, kocaknya tetep dapet. πŸ˜‚”

3. Pena HP // Perempuan Cuek

β€œSalah satu tulisan favoritku adalah yang sifatnya pengalaman pribadi, kayak tulisan MasHP ini. πŸ˜„ Karena semua orang nggak selalu punya kesempatan untuk mencicipi yang kita lakukan, hehe. Tentang paradoks, aku juga setuju, dan terkadang itu jadi hal yang menarik untuk ditelusuri.”

4. Maria Frani Ayu // Burnout dalam bekerja dan usaha untuk menghadapinya

“Tulisannya bagus, Kak! Rapi juga, jadi enak bacanya walau banyak definisi. Aku tuh keinget materi kuliah kalau ada nama para ahli, hahaha. πŸ˜‚

Walaupun belum bekerja, aku merasa pernah burnout juga sebagai mahasiswa. Penat banget sama kuliah yang tugasnya numpuk banget-banget. Saking penatnya, kadang aku meliburkan diri sendiri setelah memastikan nggak ada agenda penting di kampus. Kadang merasa bersalah, tapi ya da … butuh banget rehat. :”D

Eh, jadi curhat ‘kan aku, hahaha.”

5. Kampung Manisku // 1998

“Pertama kali baca puisi ini, aku speechless dan bingung mau komentar apa. Baca yang kedua kalinya, masih juga speechless. Mungkin karena puisinya terlalu dalam. Terlalu nyata. :”) Tapi aku penasaran, siapa bapak berbaju korpri itu?”

6. Catatan Hatiku // Tak Bisa Diprediksi…

“Tentang menulis mimpi dan harapan, aku juga melakukan itu. Jadi, langsung merasa relate, hehe. Aku juga selalu memasrahkan doa itu pada Allah. Entah kenapa kayak ada magis-magisnya waktu melihat daftar mimpi itu satu per satu menjadi nyata, dengan cara yang tidak kita duga. πŸ˜€ Semoga kabar baiknya berlanjut ya, Mas!”

7. Lost in Wonderword // Biru, Sekali Lagi

“Eeeh, jadi ini fiktif atau beneran? 😦 Udah baper padahal, wkwk.

Tapi, ngomongin perasaan merah jambu (ehm), saat ini aku pribadi juga lebih suka membatasinya. Fitrah manusia sih, tapi kalau dipelihara bisa bahaya (dalam konteks apapun), apalagi kalau belum ada kepastiannya di masa depan. XD”

8. Anisfa // Kebodohan di Tengah Kemerdekaan

“Halo, Mbak Anis. πŸ˜„ Aku baca tulisan ini jadi nostalgia, dan aku ingat jelas berita-berita yang Mbak angkat di sini. Nggak kerasa ya itu kejadian udah setahun yang lalu. Tapi setahun pun nggak bisa menjamin apakah kebodohan-kebodohan itu sudah hilang, atau malah masih terpelihara?”

9. MΓ©moa(r)is // Keajaiban dalam Tulisan

“Kalau tentang keajaiban dalam tulisan, pengalamanku mungkin lebih kepada daftar harapan yang kutulis sebagai doa. Itu salah satu upayaku merawat impian, daripada sekedar di ingatan (yang bisa tiba-tiba lupa). Dan aku selalu takjub setiap mimpi-mimpi itu berubah nyata. Persis keajaiban. πŸ’ž

Terus, aku mau berbagi sebuah rahasia. Tipe tulisan Kak Riris ini fix banget tipe favorit akuuu, huhu. Jadi, apa pun yang ditulis, komentarku selalu sama: Suka. :”) Aku nggak tau banyak yang nanya ini ke Kakak atau nggak: pernah kepikiran nerbitin buku? Karena aku pasti bakal beliii, hahaha.”

10. Kroniku // [Review] Sucikan Akidah dari Noda-noda Syirik

“Kalau yang sering mah cita-citanya mulia, masuk surga sekeluarga, tapi belum berani mengorbankan harta, raga, dan jiwa untuk kehidupan akhirat semata. :”) Reminder banget nih buat manusia zaman now―salah satunya aku.

Kalau tentang syirik di Indonesia, aku jadi inget tradisi-tradisi yang tradisional banget gitu. Semua itu jadi tantangan tersendiri sih ya untuk menghindari sesuatu yang sudah mengakar kuat di lingkungannya. 😦 Semoga kita senantiasa berada dalam lindungan-Nya. πŸ’ž”

11. Lokalogika Kita // Hukum

“Keren, keren! Kalimat penutupnya makjleb. Paling suka paragraf terakhir. πŸ˜€ Sayang sekali ketetapan di negeri ini masih berada di bawah kepentingan pihak-pihak tertentu. Mungkin mereka berada di atas angin dan lupa bahwa dunia ini hanya sementara? Memang ya, cuma di akhirat di mana hukum berlaku seadil-adilnya, dengan Allah sebagai hakimnya.”

12. On Delivery // Nilai Jarak Sebuah Nada

“Aku pernah les piano waktu kelas 5 SD, tapi cuma setahun. Cukuplah untuk memahami materi di tulisan ini. Jadi sedikit bernostalgia juga. πŸ˜€ Sempet bingung kenapa nada C menuju F jaraknya dihitung 2Β½. Pas dibayang2in, sepertinya karena antara E dan F nggak ada tuts hitamnya?”

13. Hanay // Jendelahanay tuh apa?

“Oalah, akhirnya terkuak juga misteri “hanay” ini, hahaha. 😁 Kita jarang ngobrol nih, salam kenal ya, Raihan! Omong2 tentang domisili Raihan aka Bandung, aku terakhir ke sana 7 Agustus kemarin. Mampir ke wisuda teman di Unpad sama ke kantor pos Asia Afrika, hehe. Kapan-kapan kalau aku main ke sana, kukabari ya. πŸ™‚ Ditunggu tulisan-tulisan barunya!”

14. Cerita dan Pengetahuan // Overthinking: Saya Pamit

“Aku adalah salah satu orang yang dilabeli “kebanyakan mikir” sana temenku, hahaha. Kecemasannya kurang lebih sudah dijabarkan di tulisan di atas. πŸ˜‚ Tau banget rasanya capek hati dan capek fisik. Alhamdulillah beberapa bulan ini belajar untuk bodo amat untuk hal-hal sepele―walau terkadang sesekali khilaf karena udah bawaan kali ya―dan cukup berhasil. Kadang heran, Rifina mau bodo amat aja musti belajar dulu, hahaha. 😦

Btw itu buku wishlist-ku yang belum kesampaian beli dan/atau baca. Sebegitu ngaruhnya ya? Karena testimoni dari orang-orang, katanya lebih untuk orang yang lagi mengembangkan bisnis?”

15. Hai Fiska! // Spiritual Meter

“Halo, Mbak Fiska! Salam kenal ya, hehe. πŸ˜€

Hmm, baru denger ada spiritual meter, barusan jadi cari2 sekilas. Kalau diibaratkan seperti speedometer dan dicocokkan dengan iman yang naik turun, aku rasa nggak masalah. Kecuali embel2 minus-sekian-sedang-dalam-kondisi-apa itu dihilangkan. Aku juga penasaran, apa dasarnya -1 disetarakan dengan kondisi sedang egois dan silaturahim di +2? Musti dikritisi lagi sih. πŸ€”

Terkait IG story Mbak Fiska, menurutku menjadi berbeda itu lumrah aja, justru pada hakikatnya manusia pasti berbeda. Dan, iya, patut disyukuri (kalau itu hal yang baik). 😁 Cmiiw, hehe.”

16. koakala // 19. Berceritalah 720 Hari

“Halo, Kak Dina. Salam kenal! πŸ™‚ Tulisannya bagussss. πŸ’› Apa ini fiksi? Aku belum menyelami blog Kakak sih, tapi baru saja kuagendakan. :D”

17. Sondang Saragih // Terima Kasih Tuhan (2019)

“Wah, dibuat dari tiap huruf dari nama Mbak Sondang ya. Keren, lho! 😎 Tanggal 19 kemarin Mbak ulang tahunkah?”

18. Jejakandi // Tentang Sebuah Komunitas

“Halo, Mas Ndobos. πŸ‘‹ Salut dengan pemikiran Mas yang sangat kritis. Aku mau nanggepin, tapi mungkin agak panjang. Udah kebiasaan emang, hahaha. Mohon maklum.

Aku setuju soal membaca. Menurutku, itu memang bagian tak terpisahkan dari menulis. Kalau aku pribadi sih habit membaca ini masih jadi PR, hahaha. Terkait menulis blog, aku paham relasi antara frekuensi posting dan keterbacaan tulisan tersebut. Semakin sering posting, semakin tinggi juga tulisan sebelumnya tidak terbaca (kecuali kita menulis hal yang dibutuhkan orang ya hehe). Aku pernah ngelakuin ini, dan ya memang begitulah yang terjadi.

Beruntungnya, prioritasku saat itu memang bukan keterbacaan, lebih ke membangun habit menulis. Jadi ya nggak masalah2 amat karena tujuanku (sempat) tercapai. πŸ˜€ Walau keterbacaannya rendah, aku juga nggak bisa mengesampingkan fakta kalau justru sejak saat itulah blogku mulai ramai. Somehow.

Mungkin ini kisahnya blogku aja sih. Tiap blog punya ceritanya masing2. πŸ™‚ Omong2, sekali lagi, terima kasih untuk tulisan yang memberi pembelajaran ini. πŸ‘”

19. Metabolismerasa // Muasal Rindu

“Baper. :”)”

20. Caca_nice // Cara Menemukan Dunia Baru

“Aku udah bilang belum ya kalau pas Kak Caca join di grup dan share link blognya, reaksiku: “Oh, Kak caca yang itu!”? πŸ˜‚ Aku juga mau bilang, “Senang bisa ketemu lagi di sana.” Semangat terus, Kak! πŸ’ž”

21. Dee’s Journey // Terbaik πŸ™‚

“Semangat, Kak Ilmi! Semoga ilmunya membawa berkah selama di pondok. πŸ˜€ Semoga ibunya juga sehat selalu. πŸ’ž”

22. Juman Bin Wastono // Seberapa Percaya Kamu dengan Pasanganmu?

“Salam kenal, Mas Juman. Saya Rifina. Senang bisa mengetahui ada blog yang berisi catatan harian seorang ayah. πŸ˜€ Berhubung masih jomlo, tulisan ini bisa dijadikan pembelajaran untuk masa depan, hahaha.

Sekali lagi, salam kenal, Mas!”

23. Apostrof // Maukah Kamu Bermimpi Bersamaku?

“Sebagai salah satu wanita (tanpa sang lelaki) yang kebetulan punya banyak mimpi, aku berharap nantinya masih tetap bisa menggapai mimpi-mimpiku; sekalipun sudah bersama dia.

Dianya siapa ya nggak tau juga sih, hahaha. πŸ˜‚ Omong2, salam kenal, Mas!”

24. Buku Harianku // Mindset

“Nggak bisa lebih dari setuju untuk tulisan ini. :)) Ibu selalu mengajarkanku untuk selalu berpikir positif. Dulu terasa sulit, kini aku menuai hasilnya. Yang paling penting memang khusnudzon sama Allah selalu, sih. Nggak bisa ditawar, tapi sudah dipastikan mendapat jaminan. ✨

Omong-omong, salam kenal, Mas!”

25. Mapleme // Yuk Ramaikan Blog!

“Yay! Sekali lagi, selamat datang, Devi! Senang bisa dapet teman baru. :)) Ditunggu tulisan-tulisannyaaa, hehe. πŸ’›”

26. Rahma Frida // Harun Yahya ? Kutemukan Jawabannya di Buku Harun Yahya Undercover

“Wah, Harun Yahya! Ini salah satu nama yang melegenda sih di ingatanku, hahaha. Aku jadi ingat sama salah satu VCD-nya. Tentang alam semesta, kalau nggak salah. πŸ˜€ Dan … aku syok banget pas baca ini. :”) Bener2 baru tau sekarang, sejak aku kenal namanya tahun 2010. Musti rajin-rajin cari informasi lagi, nih.

Omong-omong, salam kenal ya, Mbak! :)”

27. Hasmia // Ikatan kata

“Pertama, semoga ramalannya menjadi doa dan diijabah, hehe. πŸ˜‚ Masalah kedisplinan juga jadi PR sih buatku. Semangat terus, kita! πŸ’›”

28. Education // Komunitas Ikatan Kata

“Salam kenal, Mbak Ziezie! Semoga nanti bakal sering saling mampir ya, hehe. Salam dari kota tetangga. :D”

29. Kata Alwi // Masuk kuliah sabtu [blog] #16/11

“Aku sangat bisa relate dengan perasaan horor ketika dosen sudah bilang, “Saya tunjuk, ya!” :”) Omong-omong, saya suka jenis tulisan seperti ini alias, iya, saya suka baca yang curhat nyata sekaligus berbagi pengalaman, hehe. Kalau boleh tanya, kuliah di mana, Mas?”

30. Dunia Rachda // (comment section off)

FYI, sempatkan mampir juga ke tulisan-tulisan mereka. Semuanya menarik untuk dikunjungi! πŸ˜€

.

4 thoughts on “Ketok Pintu Tetangga

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s